Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Candaan Gubernur Kalteng Soal Karhutla, Legislator Imbau Pejabat Jaga Empati
    DPR

    Candaan Gubernur Kalteng Soal Karhutla, Legislator Imbau Pejabat Jaga Empati

    redaksiBy redaksi15 Oktober 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan, mengingatkan seluruh pejabat publik agar senantiasa menunjukkan empati dan sensitivitas saat berkomunikasi mengenai penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbauan ini disampaikan menyusul viralnya seloroh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang menuai sorotan luas di media sosial. 


    “Memang adanya karhutla memberikan dampak negatif ke masyarakat, ke perekonomian, dan sebagainya. Harusnya komunikasi pejabat publik memiliki empati. Bisa memahami dan merasakan emosi dan perasaan orang lain, apalagi bagi yang terdampak langsung dengan karhutla,” ujarnya dikutip dari media massa, Rabu (14/10/2026).


    Irawan menilai bencana karhutla telah memberikan dampak negatif yang sangat parah bagi kehidupan sosial, kesehatan, serta perekonomian masyarakat lokal. Oleh karena itu, setiap pernyataan yang keluar dari pejabat publik, khususnya kepala daerah, harus mempertimbangkan kondisi psikologis warga yang sedang berjuang menghadapi kepungan asap.


    Politisi Fraksi Partai Golkar ini menegaskan bahwa alih-alih melontarkan candaan yang tidak sensitif, seorang pimpinan daerah sepatutnya hadir untuk memberikan ketenangan serta membangun optimisme masyarakat. “Sebaiknya kepala daerah kita membangun optimisme kepada masyarakat kebakarannya akan padam,” katanya.


    Kritik yang dilayangkan kepada Gubernur Kalteng ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh kepala daerah di Indonesia dalam menjaga etika komunikasi publik di tengah situasi darurat.


    Sebelumnya, cuplikan video Agustiar Sabran saat membahas penanganan karhutla beredar luas di platform media sosial. Dalam rekaman tersebut, Agustiar sejatinya memaparkan bahwa hampir 97 persen pemicu karhutla berasal dari ulah manusia, namun ia menyisipkan seloroh berupa plesetan peribahasa “bersatu kita teguh, bercerai kita kawin lagi” yang dinilai mencederai empati masyarakat terdampak.


    Sejumlah tokoh masyarakat dan pengamat komunikasi publik menilai bahwa pernyataan yang terlontar dalam situasi krisis mencerminkan tingkat kepedulian seorang kepala daerah terhadap penderitaan warganya.


    Di tengah ancaman gangguan pernapasan (ISPA) dan kerugian ekonomi yang membayangi warga Kalimantan Tengah, pejabat publik dituntut untuk fokus menghadirkan solusi nyata daripada menyisipkan humor yang tidak pada tempatnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Khairul Saleh Desak Pemerintah Percepat Penanganan Karhutla Kalimantan

    19 Oktober 2026

    Kebebasan Beragama Hak Fundamental yang Harus Dilindungi

    18 Oktober 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Khairul Saleh Desak Pemerintah Percepat Penanganan Karhutla Kalimantan

    19 Oktober 20260

    Kebebasan Beragama Hak Fundamental yang Harus Dilindungi

    18 Oktober 20260

    Tidak Perlu Gengsi, Pemerintah Dapat Pertimbangkan Bantuan Asing Tangani Karhutla

    17 Oktober 20260

    MSCI Usulkan Penurunan Klasifikasi Pasar Saham Indonesia, Amin AK: Ini Peringatan Serius!

    17 Oktober 20260

    Penanganan Karhutla Harus Prioritaskan Keselamatan Masyarakat, Perhatikan Penyampaian Informasi

    17 Oktober 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?