Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Optimalisasi Hubungan Indonesia-Peru, Peluang Baru di Sektor Digital dan Pariwisata
    DPR

    Optimalisasi Hubungan Indonesia-Peru, Peluang Baru di Sektor Digital dan Pariwisata

    redaksiBy redaksi21 November 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, usai Kunjungan Kehormatan (Courtesy Call) Duta Besar Peru untuk Indonesia, Luis Raúl Tsuboyama Galván, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, menyatakan bahwa hubungan antara Indonesia dan Peru memiliki potensi besar, khususnya di sektor teknologi digital dan pariwisata. Menurutnya, potensi ini membuka peluang untuk memperluas kerja sama, baik dalam bentuk investasi maupun pertukaran teknologi.

    Pernyataan tersebut disampaikan usai memimpin agenda Kunjungan Kehormatan (Courtesy Call) Duta Besar Peru untuk Indonesia, Luis Raúl Tsuboyama Galván, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). Dalam pertemuan tersebut, ia menyoroti pentingnya perlindungan keamanan siber sebagai salah satu fokus utama di sektor teknologi digital.

    Di tengah meningkatnya ancaman siber secara global, Anggia memandang bahwa investasi teknologi dari luar negeri, termasuk Peru, dapat membantu meningkatkan perlindungan digital di Indonesia. “Kita tahu bahwa proteksi siber di Indonesia masih memerlukan banyak peningkatan. Ini menjadi kesempatan untuk melihat teknologi yang dimiliki Peru atau negara lain, karena kita membutuhkan solusi konkret dalam menghadapi ancaman seperti peretasan,” ujar Anggia kepada medpolindo.com.

    Selain sektor digital, sektor pariwisata juga menjadi perhatian utama. Berdasarkan laporan Kedutaan Besar Peru untuk Indonesia, Peru menawarkan peluang investasi kepada pelaku usaha pariwisata Indonesia. Anggia menjelaskan bahwa Peru memiliki warisan budaya yang dapat dikembangkan lebih lanjut dengan sentuhan inovasi dari investor Indonesia.

    “Mereka memiliki situs warisan budaya yang mirip dengan Borobudur, dengan potensi besar yang belum dikelola secara maksimal. Peru berharap investor Indonesia dapat membantu mengembangkan sektor pariwisatanya,” ungkap Anggia.

    Meski terbuka terhadap peluang kerja sama, ia menegaskan bahwa setiap langkah memperkuat hubungan antarnegara harus mempertimbangkan dampaknya terhadap situasi dalam negeri. Anggia mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap hasil pertanian dan produk pangan lokal agar tidak tergeser oleh produk impor.

    “Kita harus memastikan keamanan dan perlindungan bagi produk lokal. Kedaulatan pangan adalah prioritas, bukan hanya ketahanan,” tegas politisi dari Fraksi PKB tersebut.

    Sebagai tindak lanjut, Anggia menyampaikan bahwa Komisi VI DPR RI akan terus memantau peluang kerja sama ini dengan mempertimbangkan kebutuhan domestik Indonesia. Ia optimistis bahwa kerja sama antara Indonesia dan Peru, jika dirancang secara matang, dapat membawa manfaat besar bagi kedua negara tanpa mengorbankan kepentingan nasional.

    Anggia berharap agar kerja sama strategis ini tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, keamanan digital, dan pengembangan sektor pariwisata.

    Anggia Erma Rini DPR RI Indonesia Kedutaan Besar Peru Peru
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Terdepan Harus Jadi Prioritas

    5 Februari 2026

    Edy Wuryanto Minta Penonaktifan PBI BPJS Jangan Putus Layanan Pasien Kronis

    5 Februari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Terdepan Harus Jadi Prioritas

    5 Februari 20260

    Edy Wuryanto Minta Penonaktifan PBI BPJS Jangan Putus Layanan Pasien Kronis

    5 Februari 20260

    Ketergantungan Impor Masih Tinggi, Komisi VII Dorong Kemandirian Industri Susu Nasional

    5 Februari 20260

    Kebersihan dan Keselamatan Harus Jadi Fondasi Pariwisata Nasional

    4 Februari 20260

    Komisi VIII Minta BPKH Jelaskan Tak Tercapainya Target 2025, Soroti Nilai Manfaat hingga Pengawasan Anak Usaha

    4 Februari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?