Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Habib Aboe Bakar Al Habsyi Desak Kolaborasi BNN dan Lapas Demi Berantas Peredaran Narkoba Terstruktur di Bali
    DPR

    Habib Aboe Bakar Al Habsyi Desak Kolaborasi BNN dan Lapas Demi Berantas Peredaran Narkoba Terstruktur di Bali

    redaksiBy redaksi11 April 202622 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Al Habsyi/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Al Habsyi memperingatkan bahwa peredaran narkoba di Bali telah berkembang secara terstruktur dan menyerupai sistem jaringan bisnis modern. Pasalnya, pola distribusi narkoba kini tidak lagi sederhana, melainkan berjenjang layaknya skema multi-level.

    “Peredaran narkoba ini sudah seperti sistem MLM. Ada level bandar, manajer lapangan, sampai pengedar di tingkat desa,” ujar Habib kepada medpolindo.com usai agenda Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI di Kantor Kejaksaan Tinggi Bali, Kota Denpasar, Bali, Jumat (10/4/2026).

    Ia menilai kondisi tersebut membuat peredaran narkoba semakin masif dan sulit dikendalikan, terlebih dengan besarnya keuntungan ekonomi yang dihasilkan dari bisnis ilegal tersebut. “Ini bisnis dengan perputaran uang yang sangat besar. Tidak heran kalau peredarannya semakin meluas,” katanya.

    Lebih lanjut, ia menilai perlu adanya langkah konkret untuk memutus jaringan yang diduga masih beroperasi dari dalam lapas. Maka dari itu, terangnya, sinergi lintas lembaga menjadi kunci dalam memberantas jaringan narkoba yang semakin kompleks, termasuk penguatan pengawasan di dalam lapas.

    “Harus ada kolaborasi kuat antara BNN dan lapas. Jangan sampai peredaran ini justru dikendalikan dari dalam. Kalau tidak ada kerja sama yang kuat, jaringan ini akan terus berkembang dan sulit diputus,” tegasnya.

    Menutup pernyataan, dirinya menegaskan bahwa Komisi III DPR akan terus mengawasi upaya pemberantasan narkoba, mengingat ancaman yang ditimbulkan sudah semakin serius.“Ini ancaman nyata. Kita tidak boleh kalah dari jaringan narkoba,” tandas Politisi Fraksi PKS itu.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Pemerintah Sebut Opsi Penggabungan Badan Geologi dan BMKG, Puan: Kaji Terlebih Dahulu

    8 September 2026

    Jangan Hanya Keruk Keuntungan, Firman Soebagyo: Perusahaan Juga Wajib Siapkan Sarana Pemadaman

    8 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Pemerintah Sebut Opsi Penggabungan Badan Geologi dan BMKG, Puan: Kaji Terlebih Dahulu

    8 September 20260

    Jangan Hanya Keruk Keuntungan, Firman Soebagyo: Perusahaan Juga Wajib Siapkan Sarana Pemadaman

    8 September 20260

    DPR Setujui RUU Administrasi Kependudukan Jadi RUU Usul DPR

    8 September 20260

    Kerja Sama Antar-Parlemen Indonesia dan Portugal Jadi Jalan Strategis Perkuat Hubungan Kedua Negara

    8 September 20260

    Erupsi Gunung Api, Meitri Citra Dorong Perkuat Mitigasi Bencana Geologi Terukur

    7 September 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?