Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Kerja Sama Antar-Parlemen Indonesia dan Portugal Jadi Jalan Strategis Perkuat Hubungan Kedua Negara
    DPR

    Kerja Sama Antar-Parlemen Indonesia dan Portugal Jadi Jalan Strategis Perkuat Hubungan Kedua Negara

    redaksiBy redaksi8 September 202622 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, saat menerima Kunjungan Kehormatan (Courtesy Call) Duta Besar Portugal, H.E. Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria, di Ruang Delegasi, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Komisi I DPR RI mendorong penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Portugal melalui peningkatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pelayaran, pendidikan, serta hubungan antarparlemen. Penguatan hubungan tersebut dinilai penting untuk memperluas ruang kerja sama sekaligus mempererat hubungan kedua negara.

    Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, usai menerima Kunjungan Kehormatan (Courtesy Call) Duta Besar Portugal, H.E. Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria, di Ruang Delegasi, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

    Nurul mengatakan, pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang kerja sama Indonesia dan Portugal, termasuk aspek ekonomi serta konteks sejarah hubungan kedua negara. Kedekatan dengan Indonesia juga tercermin dari latar belakang Duta Besar Portugal yang lahir di Dili.

    “Barusan kita berbicara tentang hubungan kedua negara, kemudian juga tentang hubungan bilateral dan ekonomi, apa yang bisa dikerjasamakan, dan juga tentang konteks sejarah masa lalu,”ujar Nurul.

    Selain kerja sama bilateral, Nurul menilai hubungan antarparlemen dapat menjadi salah satu jalur strategis untuk memperdalam hubungan Indonesia dan Portugal. Menurutnya, komunikasi antarlembaga legislatif kedua negara dapat membuka ruang dialog politik sekaligus memperkuat kerja sama yang telah terjalin.

    “Di hubungan inter-parliamentary tersebut bisa juga ada kerja sama kedua negara, supaya bisa lebih diperdalam dan ada dialog-dialog politik di sana,”katanya.

    Dalam pertemuan tersebut, pembahasan juga mencakup sektor pelayaran, khususnya keberadaan Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia di Portugal. Di bidang pendidikan, turut dibahas keberadaan pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Portugal, antara lain pada bidang engineering dan hukum.

    Nurul berharap pertemuan tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin mendekatkan hubungan Indonesia dan Portugal. Ia mengakui jarak geografis kedua negara menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan intensitas hubungan bilateral, mengingat perjalanan antara Indonesia dan Portugal membutuhkan waktu yang cukup panjang.

    Meski demikian, ia menilai faktor geografis tidak seharusnya menjadi penghalang untuk memperluas kerja sama. Menurutnya, Indonesia perlu terus membangun hubungan persahabatan dengan berbagai negara sebagai bagian dari penguatan posisi Indonesia dalam pergaulan global.

    “Yang penting di skala globalnya itu kita kan berteman dengan banyak negara,” pungkas Politisi Fraksi Partai Golkar itu. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

    23 Oktober 2026

    Komisi III: Penegakan Hukum Era Presiden Prabowo Sudah Berada di Jalur yang Tepat

    23 Oktober 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

    23 Oktober 20260

    Komisi III: Penegakan Hukum Era Presiden Prabowo Sudah Berada di Jalur yang Tepat

    23 Oktober 20260

    Putusan MK Momentum Pembenahan Sistem Kebencanaan Nasional

    23 Oktober 20260

    Saadiah Uluputty Ingatkan Risiko Hukum Sawitisasi Pascakarhutla

    22 Oktober 20260

    Perundungan Makin Parah, Puan Dorong Evaluasi Kebijakan Perlindungan Anak

    22 Oktober 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?