Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Indonesia dan Serbia Upayakan Peningkatan Kerja Sama Perdagangan dan Pendidikan
    DPR

    Indonesia dan Serbia Upayakan Peningkatan Kerja Sama Perdagangan dan Pendidikan

    redaksiBy redaksi21 Mei 202402 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI – Parlemen Serbia Chairul Anwar menerima kunjungan Pelaksana Tugas Duta Besar Serbia Maria B, dalam pertemuan ini kedua belah pihak berupaya meningkatkan kerjasama Indonesia dan Serbia di bidang perdagangan dan pendidikan. Di bidang perdagangan, Serbia menghendaki menjual langsung produk mereka kepada negara pengguna, tidak dengan perantara.


    “Dubes menyampaikan bahwa Beliau itu produksinya dikirim ke negara lain melalui negara kedua jadi dia itu pihak ketiga jadinya kirim ke negara lain. Nah mereka tuh pengen mencari supaya bisa kerja samanya langsung dengan negara pengguna produk-produk mereka,” ungkap Chairul di ruang tamu Dubes, Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2024).


    Di bidang pendidikan Serbia menawarkan beasiswa pendidikan agrobisnis.  “Kita ingin ada dibukanya beasiswa, tadi beliau menawarkan ada tujuh beasiswa sebelumnya belum kita minta, dia sudah menawarkan tujuh beasiswa untuk agribisnis, tentang pertanian dan bahkan kalau seandainya kita komunikasinya bagus itu bisa ditingkatkan lagi,” papar Chairul.


    Hubungan Indonesia–Serbia dimulai pada 1954, wadah hukum tersebut diwariskan dari era Yugoslavia. Indonesia memiliki Kedubes di Belgrade dan Serbia memiliki sebuah kedubes di Jakarta. Kedua negara adalah pendiri Gerakan Non Blok.


    Peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Serbia salah satunya ditandai dengan peningkatan volume perdagangan sebesar 227 persen dalam paruh pertama tahun 2023 dibanding dengan tahun lalu. Indonesia dan Serbia juga menghasilkan pengukuhan dokumen “The First Summit of the Non-Aligned Movement in Belgrade” sebagai UNESCO’s Memory of the World.


    Selain itu, aksesi Serbia terhadap Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) yang mencerminkan pengakuan Serbia atas prinsip dan nilai ASEAN yang dipromosikan dalam Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?