Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Singgung Kerja Sama Indonesia – Prancis, Puan Sebut Prancis Mitra Terpenting Indonesia di Eropa
    DPR

    Singgung Kerja Sama Indonesia – Prancis, Puan Sebut Prancis Mitra Terpenting Indonesia di Eropa

    redaksiBy redaksi8 Maret 202402 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua DPR RI Puan Maharani menyinggung mengenai hubungan Indonesia-Prancis yang telah tumbuh dengan positif lebih dari 73 tahun. Ia mengatakan Prancis merupakan salah satu mitra terpenting Indonesia di Eropa. Hal itu ia sampaikan saat berbincang dengan Presiden Macron


    “Ini merupakan pencapaian membanggakan yang selalu menjadi perhatian kami di Indonesia,” kata Puan dalam rilis yang diterima tim medpolindo.com, Jumat (8/3/2024). Kepada Macron, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini berharap adanya peningkatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis. Khususnya, menurut Puan, kerja sama strategis dalam bidang politik,pertahanan, dan ekonomi.


    “Sebagai Ketua Parlemen, saya mendukung penuh berbagai inisiatif tersebut,” sambung Puan. Diketahui, Puan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ketua Parlemen perempuan dunia atau Women Speakers’ Summit 2024 yang diselenggarakan di Perancis. Di sela-sela acara, Puan bertemu dan berbincang dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.


    Pertemuan dengan Presiden Macron itu digelar di Elysee Palace atau Istana Presiden Prancis yang berada di Paris, Kamis (7/3/2024). Adapun pertemuan tersebut dilakukan Presiden Macron untuk menyambut 24 ketua parlemen perempuan yang mengikuti Women Speakers’ Summit 2024.


    KTT Ketua Parlemen Perempuan sendiri yang berada di bawah naungan Inter-Parliamentary Union (IPU), asosiasi parlemen negara-negara di dunia, diselenggarakan pada 6-7 Maret 2024. Pertemuan dengan Presiden Macron digelar usai upacara pembukaan KTT di mana parlemen Prancis bertindak sebagai tuan rumah.


    Dalam pertemuan dengan peserta Women Speakers’ Summit 2024, Presiden Macron didampingi oleh Ketua Majelis Nasional Prancis, Madame Yaël Braun-Pivet. Macron pun menanyakan kabar kepada para ketua parlemen yang hadir dan kondisi di negara masing-masing, termasuk Indonesia.


    Lebih lanjut ia sampaikan kepada Macron, Puan mendorong agar kerja sama kedua negara semakin ditingkatkan di bidang ekonomi dan investasi. Presiden Macron pun setuju agar upaya peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis terus dilakukan. Lewat Puan, ia juga mengucapkan selamat kepada rakyat Indonesia atas terlaksananya penyelenggaraan Pemilu di Tanah Air.


    “Semoga hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di masa yang akan datang akan terus meningkat,” sebut Presiden Macron.


    “Indonesia adalah teman Prancis.” Menurut Macron.


    “Terima kasih, Merci Beaucoup,” timpal Puan.


    Usai bertemu Presiden Macron, Puan bersama peserta KTT kembali ke lokasi acara penyelenggaraan Women Speakers’ Summit 2024. Pada forum bergengsi tersebut, para ketua parlemen perempuan dunia akan membahas berbagai hal menyangkut isu pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.


    Puan menghadiri Women Speakers’ Summit 2024 didampingi oleh Anggota DPR RI, Charles Honoris dan Irine Yusiana Roba Putri. Turut mendampingi pula Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?