Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Meski Logistik Pemilu Datang Terlambat, Pelaksanaan Pemilu di Pondok Pinang Tetap Lancar
    DPR

    Meski Logistik Pemilu Datang Terlambat, Pelaksanaan Pemilu di Pondok Pinang Tetap Lancar

    redaksiBy redaksi14 Februari 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Pelaksanaan pesta demokrasi Indonesia pada Rabu (14/2/2024) berjalan riuh gembira. Masyarakat tampak penuh antusias memberikan hak suaranya di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

    Meski berjalan cukup lancar, namun masih ada berbagai kendala di masing-masing TPS. Seperti yang terjadi di TPS 057 di Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, yang mengalami keterlambatan datangnya logistik Pemilu.

    Menurut Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Kebayoran Lama Bobby Saputro, logistik pemilu baru sampai di TPS 057 pada Rabu (14/2) pagi pukul 06.45 WIB, padahal Pemilu sendiri seyogyanya dimulai pukul 07.00 WIB. Hal tersebut membuat pelaksanaan Pemilu di TPS 057 dimulai satu jam lebih siang yakni pada pukul 08.00 WIB.

    “Kami sebagai petugas TPS 057 Pondok Pinang, tadi malam sudah bekerja maksimal, kotak suara baru sampai jam 3 pagi, terus kita rencana pagi ini tadi harus buka jam 7 tepat, tapi ternyata alat logistik di luar kotak suara itu baru hadir di sini jam tujuh kurang seperempat (06.45 WIB),” jelas Bobby kepada medpolindo.com.

    Melihat masih adanya kendala tersebut, Bobby berharap untuk Pemilu selanjutnya agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat mempersiapkan dan mendistribusikan logistik Pemilu dengan perencanaan yang baik, sehingga memudahkan petugas di lapangan. 

    Sementara itu, Rizki (28 tahun), salah satu Pemilih di TPS 057 mengungkapkan rasa bahagianya setelah memberikan hak suara. Ia berharap usai Pemilu, masyarakat dapat kembali hidup damai dan tidak ada perpecahan karena pilihan yang berbeda.

    “Aku sih berharap setelah Pemilu semua bisa kembali seperti semula ya, jadi masyarakat tetap damai, hidup rukun bersama tanpa ada perpecahan karena perbedaan pilihan,” harapnya. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?