Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » KTT ASEAN Diharap Jadi Momentum Indonesia Kejar Ketertinggalan di Berbagai Bidang
    DPR

    KTT ASEAN Diharap Jadi Momentum Indonesia Kejar Ketertinggalan di Berbagai Bidang

    redaksiBy redaksi11 September 202301 Min Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN diharapkan menjadi momentum bagi Indonesia bisa banyak mengejar ketertinggalan di bidang pertanian, pangan, dan kesehatan. Gobel menegaskan, bagi Indonesia ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dikerjakan Pertama, yaitu membangun ekosistem pertanian yang sehat, berkelanjutan, dan menguntungkan petani.

    Saat ini, Indonesia harus bersusah payah mencari pasokan beras ke beberapa negara karena sejumlah negara yang selama ini memasok beras ke Indonesia tak lagi mengekspornya  Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel dalam rilis yang diterima Parlementaria, Senin (11/9/2023).

    “Mereka mengutamakan pasokan dalam negerinya karena ancaman kekurangan pangan dunia. Selain itu, petani selalu mengeluhkan harga pupuk yang mahal dan ketersediaan pupuk maupun harga produk pertanian yang jatuh saat panen,” ujar Politisi Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini.

    Poin kedua, sambung Pimpinan Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) ini, yakni membangun ekosistem kesehatan yang bermutu, terjangkau, dan berkelanjutan. Karena, tutur Gobel, Indonesia hingga saat ini masih tergantung pada impor obat-obatan dan alat-alat kesehatan.

    “Masyarakat juga mengeluhkan kualitas pelayanan dan ketersediaan fasilitas kesehatan. Di sisi lain, tingkat kesehatan masyarakat masih rentan, bahkan angka stunting anak-anak Indonesia yang masih relatif tinggi,” tandas Legislator Dapil Gorontalo tersebut. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Jangan Terus Menerus Tambal Sulam JKN BPJS Kesehatan Demi Tutup Defisit Rp2 Triliun

    12 Juni 2026

    Netty Aher: Defisit BPJS Kesehatan Jadi Alarm Serius Benahi Sistem JKN Nasional

    12 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Jangan Terus Menerus Tambal Sulam JKN BPJS Kesehatan Demi Tutup Defisit Rp2 Triliun

    12 Juni 20260

    Netty Aher: Defisit BPJS Kesehatan Jadi Alarm Serius Benahi Sistem JKN Nasional

    12 Juni 20260

    Irma Suryani: Jangan Abaikan Hak Pesangon 700 Pekerja Papua

    12 Juni 20260

    DPR RI Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

    12 Juni 20260

    Soroti Klaim BPJS Kesehatan, Heru Tjahjono : Ini Bukan Hanya Soal Angka

    11 Juni 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?