Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Gajah di Riau Mati, Komisi IV: Pelindungan Satwa Perlu Gunakan Teknologi
    DPR

    Gajah di Riau Mati, Komisi IV: Pelindungan Satwa Perlu Gunakan Teknologi

    redaksiBy redaksi10 Februari 202641 Min Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti kasus seekor Gajah Sumatera yang mati dibunuh dengan kondisi sebagian kepala dan gading hilang. Alex meminta perlindungan satwa yang dilindungi menggunakan teknologi.

    “Saatnya kita gunakan teknologi untuk satwa yang dilindungi, seperti pemasangan pelacak agar diketahui keberadaannya,” kata Alex dalam rilis yang diterima medpolindo.com di Jakarta, Senin (9/2/2026).

    Alex Indra juga meminta pelaku yang membunuh hewan liar tersebut ditindak tegas. Tujuannya, katanya, untuk memberikan efek jera kepada para pelaku.

    “Selain itu harus ada tindakan tegas yang memberi efek jera pada pelaku yang demi mencari keuntungan membunuh satwa yang dilindungi,” ucap Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

    Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan gajah tersebut mati dibunuh. Ia menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas.

    Pengendali Ekosistem Hutan Ahli BKSDA Riau, drh Rini Deswita, mengungkap temuan mengejutkan pada bangkai gajah tersebut. Di bagian belakang kepala gajah bersarang proyektil yang mengindikasikan bahwa gajah tersebut tewas dibunuh.

    Diketahui, gajah tersebut ditemukan tewas pada Senin (2/2). Kondisinya mengenaskan saat ditemukan. Beberapa bagian seperti dahi, mata, belalai serta gading telah hilang.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Kebutuhan Menstruasi Perempuan Di Pengungsian Jangan Terlewat

    9 September 2026

    Ketua DPR Tegaskan BNPB Harus Jadi Leading Sector Penanganan Bencana

    9 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Kebutuhan Menstruasi Perempuan Di Pengungsian Jangan Terlewat

    9 September 20260

    Ketua DPR Tegaskan BNPB Harus Jadi Leading Sector Penanganan Bencana

    9 September 20260

    Pemerintah Sebut Opsi Penggabungan Badan Geologi dan BMKG, Puan: Kaji Terlebih Dahulu

    8 September 20260

    Jangan Hanya Keruk Keuntungan, Firman Soebagyo: Perusahaan Juga Wajib Siapkan Sarana Pemadaman

    8 September 20260

    DPR Setujui RUU Administrasi Kependudukan Jadi RUU Usul DPR

    8 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?