Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Gajah Sumatera Mati Tanpa Kepala, Daniel Johan : Ini Kejahatan Serius, Harus Diusut Tuntas
    DPR

    Gajah Sumatera Mati Tanpa Kepala, Daniel Johan : Ini Kejahatan Serius, Harus Diusut Tuntas

    redaksiBy redaksi10 Februari 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan prihatin dengan insiden tewasnya seekor gajah tanpa kepala dan gading di kawasan hutan tanaman industri (HTI) Kabupaten Pelalawan, Riau. Aparat penegak hukum diminta untuk menindak tegas pelaku pembunuhan. Daniel menilai pembunuhan terhadap gajah itu kejam. Baginya, pembunuhan itu kejahatan serius terhadap hewan yang dilindungi. Untuk itu, ia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut.

    “Kejam sekali dan tentu kita sangat prihatin dan mengecam keras peristiwa terbunuhnya gajah Sumatera di Pelalawan, Riau. Ini adalah kejahatan serius terhadap satwa dilindungi dan harus diusut tuntas sampai pelakunya ditemukan,” ujar Daniel sebagaimana dikutip medpolindo.com, di Jakarta, Senin (9/2/2026).

    Meski begitu, Daniel meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku pemburu gajah tersebut. Ia meminta aparat untuk memberi sanksi berat terhadap pelaku.

    “Aparat penegak hukum wajib menindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan, dengan sanksi berat, karena perbuatan ini telah menyebabkan hilangnya nyawa satwa yang dilindungi,” ujar Daniel.

    Di sisi lain, Daniel menilai, tewasnya gajah ini akibat lalainya pengawasan terhadap tindak perburuan satwa. Legislator dari Fraksi PKB ini meminta agar kejadian serupa tak terulang kembali di masa depan.

    “Negara tidak boleh hanya bergerak setelah adanya kejadian. Tetapi harus lebih aktif dalam pengawasan secara berkala. Pemerintah perlu segera melipatgandakan jumlah personel Polhut dan memperkuat pengawasan intensif di kawasan konservasi maupun konsesi rawan konflik dan perburuan liar,” ujar Daniel.

     “Kita akan bahas secara khusus tindak lanjut kasus ini, mengevaluasi sistem pengawasan, serta memastikan langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang,” pungkasnya.

    Diketahui sebelumnya, bangkai gajah Sumatera ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan hutan tanaman industri (HTI) Kabupaten Pelalawan, Riau. Bangkai satwa dilindungi tersebut ditemukan tanpa kepala dan gading yang diduga kuat menjadi korban perburuan liar.

    Penemuan bangkai gajah ini terjadi di area konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui. Kasus tersebut langsung ditangani Polres Pelalawan. Kondisi satwa dilindungi itu sangat memprihatinkan.

    Selain bagian kepala terpotong, pada tubuh gajah juga ditemukan dugaan luka tembak. Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara mengatakan pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Gajah di Riau Mati, Komisi IV: Pelindungan Satwa Perlu Gunakan Teknologi

    10 Februari 2026

    Firman Soebagyo: Swasembada Pangan di Pati Lebih Cepat tapi Jangan Lengah

    10 Februari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Gajah di Riau Mati, Komisi IV: Pelindungan Satwa Perlu Gunakan Teknologi

    10 Februari 20260

    Firman Soebagyo: Swasembada Pangan di Pati Lebih Cepat tapi Jangan Lengah

    10 Februari 20260

    Titiek Dorong Swasembada Gula hingga Kedelai

    9 Februari 20260

    DPR Pastikan Layanan PBI BPJS Tetap Aktif, Kawal Perbaikan Tata Kelola demi Kepastian Hak Masyarakat

    9 Februari 20260

    Putri Komarudin Pertanyakan Kepastian Perpanjangan Rute KRL hingga Karawang

    9 Februari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?