Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Berkunjung Ke Rumah Duka, Senator Azhari Cage: Nyawa Masyarakat Aceh Tidak Murah, Hukum Harus Tegas!
    DPD

    Berkunjung Ke Rumah Duka, Senator Azhari Cage: Nyawa Masyarakat Aceh Tidak Murah, Hukum Harus Tegas!

    redaksiBy redaksi21 Maret 202522 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage SIP, mengutuk keras tindakan brutal yang dilakukan oleh seorang oknum TNI AL terhadap warga Aceh, Ns. Hasfiani (37). Azhari Cage mengungkapkan kecaman tersebut saat mengunjungi rumah duka almarhum di Gampong Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, pada kamis (21/3/2025) malam.

    Dalam kunjungan tersebut, Azhari Cage didampingi oleh Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, unsur Muspika Dewantara, para ulama, serta masyarakat setempat. Ia menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta menegaskan bahwa tindakan keji tersebut harus mendapatkan perhatian serius dari aparat penegak hukum.

    “Perbuatan ini sungguh biadab! Korban tidak hanya dirampas hartanya, tetapi juga dimasukkan dalam karung dan dibuang di Gunung Salak. Kejadian ini semakin menyayat hati karena terjadi di bulan suci Ramadhan,” ujar Azhari Cage dengan nada geram.

    Ia juga menyoroti maraknya kasus serupa yang terjadi belakangan ini, termasuk pembunuhan bos rental mobil di Tangerang. Menurutnya, kejadian ini semakin menambah kekhawatiran masyarakat Aceh terkait keamanan mereka.

    “Apakah nyawa masyarakat Aceh begitu murah di mata TNI? Seharusnya TNI melindungi rakyat, bukan justru menghabisi mereka secara keji. Tindakan ini membangkitkan kembali trauma masa lalu saat konflik Aceh masih berkecamuk,” tegasnya.

    Azhari Cage juga menuntut agar kasus ini diusut secara transparan dan pelaku dihukum seadil-adilnya yaitu hukuman mati. Ia mengingatkan bahwa almarhum meninggalkan tiga anak yang masih kecil, sehingga keadilan harus benar-benar ditegakkan.

    “Dengan semakin seringnya kasus perampasan kendaraan yang melibatkan oknum TNI AL, saya mendesak pak Presiden Prabowo dan Panglima TNI untuk mengungkapkan kasus ini dengan seterang-terangnya, dan juga segera mengevaluasi penggunaan senjata oleh personilnya. Kasus seperti ini tidak boleh terus berulang!” tandasnya.

    DPD RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Sosialisasi Kode Etik dan TNKB Khusus DPR ke Daerah-Daerah Jadi Hal Krusial

    16 April 2026

    Sohibul Iman Soroti Kesiapan Lanud Soewondo Tangkis Pelanggaran Ruang Udara

    16 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

    16 April 20260

    Terima KWP Award, Ibas Berkomitmen Terus Kawal Pengembangan Ekonomi Pedesaan

    16 April 20260

    Terima KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

    16 April 20260

    Terima KWP Award 2026 di Senayan, Johannes Rettob: Motivasi untuk Mimika yang Lebih Baik

    16 April 20261

    Sugiat Santoso Terima Penghargaan Legislator Peduli HAM dari KWP 2026

    16 April 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?