Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Cucun: Insiden Penembakan WNI, Momentum Selesaikan Persoalan Penyaluran PMI Jalur Nonformal
    DPR

    Cucun: Insiden Penembakan WNI, Momentum Selesaikan Persoalan Penyaluran PMI Jalur Nonformal

    redaksiBy redaksi28 Januari 202532 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Pimpinan DPR koordinator bidang kesejahteraan rakyat (kesra) Cucun Ahmad Syamsurijal yang salah satu lingkup kerjanya membidangi urusan ketenagakerjaan itu menyoroti soal masih banyaknya PMI unprocedural. Menurut Cucun, masih banyakya PMI jalur nonformal menyebabkan dampak-dampak turunan kepada pekerja Indonesia.

    “Kita berharap Kementerian Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) bisa segera menyelesaikan banyaknya pekerjaan rumah terkait PMI, termasuk pekerja yang berangkat ke luar negeri tanpa jalur resmi seperti ini,” jelasnya dalam keterangan tertulis kepada medpolindo.com, di Jakarta, Selasa (28/1/2025).

    Seperti diketahui, terjadi insiden Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi pekerja migran ditembak di Perairan Tanjung Rhu, Malaysia pada Jumat (24/1). Insiden penembakan PMI itu dilakukan oleh otoritas Maritim Malaysia, yaitu Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM). 

    Akibat penembakan, satu PMI meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka, termasuk satu orang kritis. Mereka yang terluka dikabarkan merupakan warga Aceh, sementara korban meninggal dunia berasal dari Riau.

    Cucun menilai dibentuknya kementerian khusus terkait PMI menunjukkan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi para pekerja migran Indonesia yang jumlahnya sangat besar. 

    Selain isu kekerasan PMI, masalah besar yang saat ini banyak menimpa pekerja migran adalah penyekapan hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO) WNI di sejumlah negara yang dipaksa bekerja sebagai admin judi online.

    “Harus ada terobosan untuk menyelamatkan warga kita agar tidak semakin banyak yang tergiur bekerja di luar negeri secara unprocedural, yang kemudian banyak menjadi korban perdagangan orang, bahkan hingga kekerasan,” tutup Politisi Fraksi PKB ini. 

    DPR RI Indonesia PPMI
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

    10 Maret 2026

    Habiburokhman: Jangan Ada Lagi Kasus Serupa Nabilah O’Brien

    9 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

    10 Maret 20260

    Lampaui Nasional, Pertumbuhan Ekonomi Batam Tancap Gas Hingga 6,76%

    9 Maret 20260

    Habiburokhman: Jangan Ada Lagi Kasus Serupa Nabilah O’Brien

    9 Maret 20260

    Okta Kumala Dewi: Kesiapsiagaan TNI Wajar di Tengah Memburuknya Geopolitik Global

    9 Maret 20260

    Jaga Defisit APBN, Opsi Menkeu Pangkas MBG dan Tunda Belanja Infrastruktur Harus Dijalankan

    9 Maret 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?