Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Mufti Anam Desak Pertamina Berbenah, Tekankan Pentingnya Energi Murah dan Berkualitas bagi Rakyat
    DPR

    Mufti Anam Desak Pertamina Berbenah, Tekankan Pentingnya Energi Murah dan Berkualitas bagi Rakyat

    redaksiBy redaksi4 Desember 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, menyoroti peran strategis Pertamina dalam mendukung kemandirian energi nasional sesuai visi Presiden Prabowo Subianto. Ia memberikan catatan kritis terhadap sejumlah isu penting, termasuk subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan kualitas produk energi.


    Salah satu perhatian utamanya adalah polemik rencana pencabutan subsidi Pertalite bagi pengemudi ojek online (ojol), yang disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Jumat (29/11/2024). Menurut Mufti, keputusan tersebut dapat berdampak serius pada sekitar empat juta pengemudi ojol yang menggantungkan hidup pada profesi ini.


    “Ketika subsidi ini dicabut, ojol akan menghadapi tantangan besar. Mereka sudah terbebani tarif aplikasi hingga 20 persen dan kini harus menghadapi kenaikan biaya operasional. Kita harus ingat, mereka bukan sekadar individu, melainkan kepala keluarga yang menanggung beban hidup anak dan istri,” ujar Mufti dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12).


    Mufti meminta Pertamina mengambil langkah proaktif untuk menghadirkan solusi, baik melalui efisiensi operasional maupun pengembangan produk energi yang lebih terjangkau. “Kalau Pertalite tidak lagi bisa disubsidi, setidaknya Pertamax bisa dibuat lebih murah. Tidak perlu sebanding dengan Malaysia, tapi setidaknya mendekati harga yang wajar,” katanya.


    Ia juga membandingkan kinerja Pertamina dengan Petronas, perusahaan migas Malaysia, yang dianggap mampu menghadirkan BBM murah tanpa mengorbankan keuntungan. Dengan laba Rp267 triliun yang setara empat kali lipat laba Pertamina, ia menilai Petronas mampu menjual BBM berkualitas dengan harga terjangkau.


    “Apakah mungkin Pertamina melakukan efisiensi lebih besar? Jawabannya ada pada manajemen. Tantangan ini harus dijawab oleh Dirut Pertamina yang baru, Pak Simon,” lanjutnya.


    Selain harga, kualitas bahan bakar juga menjadi perhatian Mufti. Ia menyoroti keluhan yang beredar di media sosial terkait dugaan kualitas Pertamax yang menyebabkan kerusakan kendaraan. Ia mendesak Pertamina menangani isu ini dengan serius dan memastikan integritas produknya tetap terjaga.


    “Masa sih jutaan rakyat yang mengeluhkan hal serupa semuanya salah? Pertamina harus membuktikan bahwa produknya berkualitas, bukan hanya menyalahkan pengguna,” tegasnya.


    Mufti menutup pernyataannya dengan mengingatkan pentingnya langkah konkret dari Pertamina untuk mendukung visi Presiden Prabowo soal kemandirian energi dalam empat tahun mendatang. “Jika Pertamina tidak bisa memenuhi ekspektasi, lebih baik biarkan perusahaan lain masuk. Buat apa bicara kedaulatan energi kalau rakyat tetap menderita dengan harga mahal dan kualitas buruk?” pungkas legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur II itu. 

    BBM DPR RI Indonesia Ojol
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 2026

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 20260

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 20260

    Sampaikan Empati Mendalam, Mori Hanafi: Fasilitas Bandara Mewah Tak Berarti Tanpa Jaminan Keamanan Penumpang!

    18 Januari 20260

    Tuntutan Publik Era Digital ‘Luar Nalar’, Aria Bima: Kantor Pertanahan Tak Bisa Lagi Pakai Cara Konservatif!

    18 Januari 20260

    BPN Krisis SDM, Sertifikasi Tanah Tak Akan Selesai Tanpa Keterlibatan Pemda!

    17 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?