Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Terjadi Dinamika Sosial di Masyarakat, Komisi XII Tinjau Lokasi Tambang Galian C di Mojokerto
    DPR

    Terjadi Dinamika Sosial di Masyarakat, Komisi XII Tinjau Lokasi Tambang Galian C di Mojokerto

    redaksiBy redaksi30 November 202412 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) Tim Komisi XII Panja Minerba ke Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Kunsfik tersebut dalam rangka untuk meninjau dinamika dan tantangan yang dihadapi masyarakat terkait pengelolaan sumber daya alam, khususnya dalam sektor pertambangan dan pertanian.

    Sugeng menyampaikan bahwa warga setempat telah menghadapi dilema. antara mempertahankan lahan pertanian atau memanfaatkan tanah untuk aktivitas pertambangan termasuk produksi pasir untuk menjadi batu.

    Legislator Dapil Jawa Tengah VIII ini mengungkapkan bahwa daerah ini umumnya merupakan lahan tadah hujan dengan kondisi tanah yang tidak ideal untuk pertanian teknis. Meskipun ada potensi untuk menanam lahan yang ada, namun malah banyak digunakan untuk kegiatan ilegal, seperti galian tanah dan produksi pasir untuk menjadi batu.

    Sehingga, tanah yang seharusnya produktif, malah terancam akibat alih fungsi menjadi area pertambangan.  “Kami menemukan bahwa di Kabupaten Mojokerto terdapat 12 lokasi pertambangan yang sedang dalam proses perizinan. Hal ini menimbulkan dinamika sosial yang signifikan di masyarakat,” jelasnya kepada medpolindo.com usai memimpin Kunsfik, Jumat (29/11/2024).

    Dalam proses perizinan pertambangan, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mencatat adanya penolakan dari sebagian warga meskipun ada juga yang mendukung. “Kami bertemu dengan berbagai pihak termasuk warga, LSM, dan pihak pemerintahan daerah untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas,” tambahnya.

    Sugeng juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa dengan pertumbuhan populasi yang terus meningkat lahan pertanian, tidak sebanding dengan lahan semakin menyempit. Sehingga, menyebabkan produktivitas pertanian yang menurun. “Karena itu penting untuk mencari skema pengelolaan yang ideal,” jelasnya.

    Di sisi lain, di bawah pemerintahan Prabowo, program Swasembada Pangan dan Energi menjadi prioritas. Meskipun demikian, Sugeng menekankan bahwa lahan pertanian harus dikelola dengan baik agar tetap produktif. “Jika tanah tidak dapat dipertahankan sebagai lahan pertanian, maka harus ada skema pemanfaatan lain yang tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial,” tuturnya.

    Sugeng menegaskan bahwa Komisi XII DPR RI akan terus memantau perkembangan situasi saat ini dan berkomitmen untuk merumuskan kebijakan nasional yang mengatur pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

    “Kami akan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menemukan formula yang tepat dalam mengelola sumber daya alam terutama di sektor pertambangan dan pertanian,” pungkasnya.

    Dengan adanya kunjungan ini diharapkan akan terjalin komunikasi efektif antara pemerintah, masyarakat, dan korporasi untuk mencapai solusi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan untuk semua pihak. 

    DPR RI Indonesia Panja Minerba Sugeng Suparwoto
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 2026

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 20260

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 20260

    Sampaikan Empati Mendalam, Mori Hanafi: Fasilitas Bandara Mewah Tak Berarti Tanpa Jaminan Keamanan Penumpang!

    18 Januari 20260

    Tuntutan Publik Era Digital ‘Luar Nalar’, Aria Bima: Kantor Pertanahan Tak Bisa Lagi Pakai Cara Konservatif!

    18 Januari 20260

    BPN Krisis SDM, Sertifikasi Tanah Tak Akan Selesai Tanpa Keterlibatan Pemda!

    17 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?