Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Kasus Perundungan di Serang Meningkat, Komisi X Minta Pemkab Tingkatkan Sosialisasi
    DPR

    Kasus Perundungan di Serang Meningkat, Komisi X Minta Pemkab Tingkatkan Sosialisasi

    redaksiBy redaksi29 November 202472 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah mengatakan bahwa kasus perundungan di sekolah perlu segera diatasi karena kasusnya terus naik. Data yang ada di Kabupaten Serang hingga Oktober 2024 lalu, tercatat sebanyak 72 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan kasus kekerasan terhadap anak dengan 62 kasus dan 10 kasus terhadap perempuan.

    “Kami mendapat informasi terbaru bahwa kasus bullying atau perundungan yang sebelumnya 78 kasus, sekarang meningkat dalam waktu sebulan menjadi 82 kasus. Ini perlu segera diatasi,” katanya saat diwawancarai medpolindo.com usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X di Pendopo Bupati Serang, Provinsi Banten, Kamis (28/11/2024).

    Politisi Fraksi Partai Gerindra itu meminta agar pemerintah daerah – dalam hal ini Pemkab Serang  – untuk terus menerus meningkatkan pengamanan di satuan pendidikan. Hal itu agar tidak ada lagi peningkatan kasus perundungan di sekolah-sekolah wilayah Kabupaten Serang.

    “Kami juga minta pemda untuk terus meningkatkan sosialisasi agar siswa-siswi tahu apa itu kategori perundungan psikis maupun fisik, serta ditambah lagi pelatihan untuk SDM terkait dengan perundungan tersebut,” tambah Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

    Pada kesempatan itu, Pj Gubernur Banten Al-Muktabar mengatakan bahwa diperlukan sinergi formulasi untuk menyatukan kebijakan pusat dan kebijakan daerah agar bisa diterapkan dengan baik. “Pada dasarnya perlu ada sinergi baik itu kebijakan pusat maupun daerah agar masa depan anak-anak Banten menjadi petarung mengalahkan bangsa di dunia,” kata Al Muktabar. 

    DPR RI Himmatul Aliyah Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Soroti Koordinasi Kendali Kereta, Waka Komisi V Minta Evaluasi Sistem Keselamatan

    30 April 2026

    Kawendra Serap Aspirasi di Maluku Utara, Soroti Elektrifikasi hingga Pengelolaan Sampah

    29 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Soroti Koordinasi Kendali Kereta, Waka Komisi V Minta Evaluasi Sistem Keselamatan

    30 April 20260

    Kawendra Serap Aspirasi di Maluku Utara, Soroti Elektrifikasi hingga Pengelolaan Sampah

    29 April 20260

    Kasus Kekerasan Anak di Daycare Jogja Cerminkan Kegagalan Sistem: Bongkar dan Evaluasi!

    29 April 20260

    Penanganan Korban Kecelakaan KRL dan Evaluasi Jalur Bekasi Harus Jadi Prioritas

    29 April 20260

    Legislator Dorong Investigasi & Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta

    28 April 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?