Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Sari Yuliati Tinjau Lokasi Kebakaran Desa Adat Sade, Serahkan Bantuan dan Siapkan Revitalisasi
    DPR

    Sari Yuliati Tinjau Lokasi Kebakaran Desa Adat Sade, Serahkan Bantuan dan Siapkan Revitalisasi

    redaksiBy redaksi23 Agustus 202653 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (23/8/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Kebakaran besar melanda Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (22/8/2026) malam. Sedikitnya 120 bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, bambu, bedek, dan beratap ilalang hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun warga masih mengais puing-puing sisa rumah mereka hingga Minggu (23/8).

    Begitu menerima kabar kebakaran, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati langsung menuju lokasi kejadian. Setibanya di Desa Adat Sade, Sari meninjau area terdampak, berdialog dengan warga, dan melihat langsung proses pembersihan material sisa kebakaran.

    Dalam kunjungannya, wakil rakyat dari Dapil NTB itu menyerahkan bantuan uang tunai Rp200 juta serta 100 paket sembako kepada warga terdampak. Ia juga memastikan bahwa bantuan lanjutan akan diberikan melalui program pemerintah pusat.

    “Saya sudah berkoordinasi agar revitalisasi pembangunan di Desa Adat Sade dapat segera dilakukan. Ini bukan sekadar musibah bagi satu desa, tetapi duka bagi kita semua,” ujar Sari dalam keterangan yang diterima medpolindo.com, di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

    Ia menegaskan bahwa pemulihan kawasan adat tersebut akan menjadi perhatian khusus DPR RI. Selain menyerahkan bantuan, Sari mengunjungi posko kesehatan untuk memastikan layanan bagi warga terdampak berjalan cepat dan tepat.

    Di sisi lain, ia pun mengapresiasi respons cepat pemerintah desa dan aparat pemadam setempat. Kepala Desa Rambitan, Lalu Winakse, mengapresiasi kehadiran Sari Yuliati yang turun langsung ke lokasi kebakaran.

    “Terima kasih kepada Ibu Sari yang turun langsung menyapa warga dan memberikan bantuan uang serta sembako. Kehadiran beliau memberi semangat bagi warga,” ujarnya.

    Winakse menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Ia berada di lokasi saat api mulai membesar dan segera berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mengevakuasi warga.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Tengah, Supardan, mengatakan pihaknya mengerahkan petugas dan mobil pemadam ke lokasi.

    Arus lalu lintas di Jalan Raya Sengkol–Mandalika sempat terganggu akibat proses pemadaman. “Petugas sudah menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pemadaman,” ujarnya.

    Adapun, Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, menyebut pemadaman berlangsung hingga Minggu pagi.

    Petugas gabungan TNI–Polri, pemerintah daerah, dan warga bekerja membersihkan material sisa kebakaran. “Hingga pagi hari (Minggu) ini petugas masih memadamkan kepulan asap sisa kebakaran. Mobil tangki air juga diturunkan untuk membantu proses pendinginan,” katanya.

    Ridwan menambahkan bahwa penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. “Apakah akibat arus pendek listrik atau faktor lain, masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

    Diketahui, Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu ikon wisata budaya Lombok Rumah-rumah tradisionalnya yang khas kini sebagian besar tinggal puing. Warga berharap pemulihan dapat dilakukan segera agar aktivitas kehidupan dan pariwisata dapat kembali berjalan. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?