Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Komisi II Gandeng China, Pemda Disiapkan Naik Kelas
    DPR

    Komisi II Gandeng China, Pemda Disiapkan Naik Kelas

    redaksiBy redaksi30 Mei 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menerima kehormatan sebagai Penasihat Khusus bagi Pembangunan dan Kerja Sama Pendidikan Tinggi Vokasi China-Indonesia (special advisor of the China-Indonesia Vocational Education Development Research Center) di Tiongkok/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama internasional guna mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kapasitas Pemerintah Daerah dari sisi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. 

    Hal tersebut disampaikannya usai menerima kehormatan sebagai Penasihat Khusus bagi Pembangunan dan Kerja Sama Pendidikan Tinggi Vokasi China-Indonesia (special advisor of the China-Indonesia Vocational Education Development Research Center) dalam kunjungannya ke Republik Rakyat Tiongkok, beberapa waktu lalu.

    “Kepercayaan ini hadir atas komitmen kolektif kami di Komisi II DPR RI selama ini untuk mendorong hadirnya kemandirian fiskal di daerah, salah satunya adalah dengan menghadirkan berbagai alternative financing dan membangun BUMD yang kompetitif,” ujar Rifqinizamy dalam keterangan tertulis kepada medpolindo.com, di Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

    Karena itu, dirinya berkomitmen menjadikan posisi tersebut sebagai jembatan untuk mempertemukan kebutuhan daerah di Indonesia dengan potensi kerja sama yang dimiliki China.

    “Kerja sama antarnegara adalah keniscayaan dalam membangun daerah di Indonesia saat ini. Namun, ada satu catatan penting, bahwa kedaulatan dan kemandirian bangsa adalah harga mati bagi kita,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem itu.

    Dikutip dari beberapa sumber, China-Indonesia Vocational Education Development Research Center (atau inisiatif serupa seperti PUI TVET Research Center dan aliansi industri-pendidikan gabungan) merupakan kemitraan strategis antara institusi pendidikan dan pemerintah Indonesia serta China. Pusat kolaborasi ini berfokus pada modernisasi standar vokasi, peningkatan kualitas SDM, penyelarasan kurikulum dengan industri, dan integrasi teknologi. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Rawan Praktik Ilegal, Timwas Haji Usulkan Pembentukan Lembaga Resmi 

    31 Mei 2026

    Desak Pertamina Hulu Energi Percepat Eksplorasi untuk Dongkrak Lifting Migas

    29 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bawono Kumoro: Hilirisasi Emas MIND ID Ciptakan Nilai Tambah Lebih Besar bagi Indonesia

    3 Juni 20260

    Rawan Praktik Ilegal, Timwas Haji Usulkan Pembentukan Lembaga Resmi 

    31 Mei 20260

    Desak Pertamina Hulu Energi Percepat Eksplorasi untuk Dongkrak Lifting Migas

    29 Mei 20260

    Timwas Haji DPR: Persoalan di Mina Jangan Dibiarkan Terus Berulang Tanpa Solusi

    29 Mei 20260

    Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan Harus Jadi Momentum Perbaikan Kaderisasi Politik

    29 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?