Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Pascapanen di Labuan Bajo Kurang Optimal, Beras Masih Pecah
    DPR

    Pascapanen di Labuan Bajo Kurang Optimal, Beras Masih Pecah

    redaksiBy redaksi26 April 202603 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Keterbatasan fasilitas pengering dan penggilingan modern membuat kualitas beras di Labuan Bajo belum optimal, meski hasil panen petani tergolong baik. Kondisi ini menjadi sorotan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto saat melakukan kunjungan kerja reses Komisi IV ke gudang Perum Bulog, di Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (25/4/2026).

    Dalam peninjauan tersebut, perempuan yang kerap disapa Titiek Soeharto ini memastikan langsung kondisi stok dan kualitas beras. Ia mengungkapkan bahwa persediaan beras di gudang Bulog Labuan Bajo dalam kondisi aman dengan umur simpan relatif baru. “Ternyata (beras) yang paling lama disimpan itu bulan April, artinya stoknya masih baru semua,” ujarnya.

    Ia juga mengapresiasi langkah Bulog yang telah menyerap hasil panen gabah petani lokal, khususnya dari wilayah Manggarai Barat. Menurutnya, hal ini menjadi indikator positif dalam menjaga kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

    Menariknya, Titiek juga menyoroti profil petani di wilayah tersebut. Berdasarkan informasi dari pemerintah daerah, banyak petani yang masih berusia muda. “Ini bagus sekali. Mudah-mudahan daerah lain juga diikuti dengan regenerasi petani muda,” katanya.

    Namun demikian, ia menegaskan kendala utama justru berada pada tahap pascapanen. Ketiadaan mesin pengering dan penggilingan modern menyebabkan kualitas beras menjadi kurang maksimal, ditandai dengan kondisi beras yang mudah pecah.

    “Padahal kualitas gabahnya bagus. Tapi karena belum ada fasilitas pengering dan rice milling unit yang modern, hasilnya jadi kurang optimal. Ini sayang sekali,” tegas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

    Ia pun mendorong agar Bulog bersama pemerintah daerah dapat memberikan dukungan berupa alat pengering dan penggilingan modern guna meningkatkan nilai jual hasil panen petani.

    Di sisi lain, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa stok beras nasional saat ini telah mencapai lebih dari 5 juta ton. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan kesiapan Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh Indonesia.

    “Ketersediaan stok beras ini menjadi bukti nyata bahwa Bulog hadir menjaga ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

    Selain beras, Bulog juga menyalurkan minyak goreng rakyat melalui program Minyakita. Untuk wilayah Labuan Bajo, tercatat penyaluran mencapai 37.908 liter, sementara di tingkat Provinsi NTT mencapai 1,37 juta liter dengan harga eceran tertinggi Rp15.700 per liter.

    Titiek turut mengapresiasi kondisi gudang Bulog Labuan Bajo yang dinilai bersih, tertata, serta memiliki sistem distribusi yang berjalan baik. Ia juga mencatat bahwa perputaran stok dan penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berjalan lancar.

    “Kondisi ini harus terus dijaga dengan sinergi antara Bulog dan pemerintah daerah agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga beras di masyarakat.”tutupnya. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Sofwan Dedy: Perlu Investigasi Menyeluruh Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

    28 April 2026

    Setjen DPR Matangkan Kesiapan Tim Pendukung Timwas Haji 2026

    28 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sofwan Dedy: Perlu Investigasi Menyeluruh Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

    28 April 20260

    Setjen DPR Matangkan Kesiapan Tim Pendukung Timwas Haji 2026

    28 April 20260

    Penemuan Cadangan Gas Jumbo Kaltim, Momentum Kemandirian Energi Nasional

    27 April 20260

    Atalia Praratya: Perlu Audit Nasional Daycare usai Dugaan Kekerasan Anak di Yogyakarta

    27 April 20260

    Singgung UU KIA, Puan Ingatkan Pemerintah Sediakan Daycare yang Layak Bagi Pekerja

    27 April 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?