Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Kolaborasi Akademisi HTN-HAN dan Badan Keahlian untuk Wujudkan Legislasi Berkualitas
    DPR

    Kolaborasi Akademisi HTN-HAN dan Badan Keahlian untuk Wujudkan Legislasi Berkualitas

    redaksiBy redaksi8 Februari 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Kepala Badan Keahlian DPR RI, Prof. Bayu Dwi Anggono, dalam kegiatan Penataran Keparlemenan, di Wisma Kopo DPR RI, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Kepala Badan Keahlian DPR RI Prof. Bayu Dwi Anggono menegaskan pentingnya kolaborasi antara kalangan akademisi dan praktisi keparlemenan guna memperkuat pelaksanaan fungsi legislasi DPR RI agar berbasis riset, rasionalitas, dan partisipasi publik.

    Hal tersebut disampaikan Bayu dalam kegiatan “Penataran Keparlemenan” yang diselenggarakan Badan Keahlian DPR RI bekerja sama dengan Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) di Wisma Kopo DPR RI, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026).

    Menurut Bayu, kegiatan tersebut merupakan inisiatif strategis untuk mempertemukan para fungsional di lingkungan Badan Keahlian DPR RI—seperti perancang peraturan perundang-undangan, analis legislatif, analis APBN, serta analis pemantauan pelaksanaan undang-undang—dengan para pengajar HTN-HAN dari seluruh Indonesia.

    “Ini adalah forum tukar pikiran kolaboratif antara dunia akademik dan dunia praktik. Selama ini kampus banyak memproduksi teori dan pengetahuan, sementara Badan Keahlian lebih pada praktik karena memberikan dukungan langsung kepada DPR dalam penyusunan naskah akademik, RUU, serta analisis kebijakan,” ujar Bayu.

    Ia menjelaskan, selama tiga hari para peserta berdiskusi bersama narasumber yang berasal dari pimpinan DPR, pimpinan alat kelengkapan dewan, anggota DPR, serta para guru besar dan akademisi. Forum tersebut bertujuan memastikan setiap keputusan DPR, baik dalam pembentukan undang-undang maupun kebijakan lainnya, disusun berdasarkan pengetahuan ilmiah, rasionalitas, hasil riset, serta dukungan publik.

    “Forum ini menjadi jembatan agar setiap keputusan DPR berbasis pengetahuan dan evidence-based policy making. DPR melalui Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian sangat membutuhkan partisipasi publik, termasuk kontribusi para akademisi,” jelas Guru Besar Universitas Jember Jawa Timur tersebut.

    Bayu menambahkan, selama ini Badan Keahlian telah menerapkan prinsip meaningful participation dalam penyusunan naskah akademik dan RUU dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, lembaga masyarakat sipil, dan unsur masyarakat lainnya. Namun, kolaborasi tersebut perlu terus diperkuat melalui pertemuan langsung seperti kegiatan penataran ini.

    “Ke depan, kolaborasi ini tidak berhenti di sini. Akan ada komunikasi, koordinasi, dan kegiatan bersama secara berkelanjutan. Setiap dukungan keahlian yang diberikan kepada DPR akan diupayakan melibatkan akademisi yang memiliki hasil riset yang relevan dan bermanfaat,” tegasnya.

    Ia berharap, sinergi antara DPR dan kalangan akademisi dapat memperkuat transformasi kelembagaan DPR melalui tiga hal utama. Pertama, meningkatkan kepercayaan publik melalui produk legislasi yang partisipatif. Kedua, memastikan kebijakan yang dihasilkan berbasis rasionalitas dan bukti ilmiah. Ketiga, memperkuat kolaborasi berkelanjutan guna mewujudkan DPR yang modern, demokratis, dan berdampak.

    “Melalui kolaborasi yang kuat dengan dunia akademik, kita ingin memastikan setiap produk legislasi DPR benar-benar berkualitas, partisipatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Bayu.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Firman Soebagyo: Swasembada Pangan di Pati Lebih Cepat tapi Jangan Lengah

    10 Februari 2026

    Titiek Dorong Swasembada Gula hingga Kedelai

    9 Februari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Firman Soebagyo: Swasembada Pangan di Pati Lebih Cepat tapi Jangan Lengah

    10 Februari 20260

    Titiek Dorong Swasembada Gula hingga Kedelai

    9 Februari 20260

    DPR Pastikan Layanan PBI BPJS Tetap Aktif, Kawal Perbaikan Tata Kelola demi Kepastian Hak Masyarakat

    9 Februari 20260

    Putri Komarudin Pertanyakan Kepastian Perpanjangan Rute KRL hingga Karawang

    9 Februari 20260

    Arisal Aziz Apresiasi Kinerja Imigrasi Riau dan Dorong Percepatan Pemenuhan Fasilitas

    8 Februari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?