Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Yulius Setiarto Minta Pendalaman Teknis Rencana Pengiriman TNI ke Gaza
    Uncategorized

    Yulius Setiarto Minta Pendalaman Teknis Rencana Pengiriman TNI ke Gaza

    redaksiBy redaksi7 Februari 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi I DPR RI, Yulius Setiarto, saat kunjungan spesifik ke Korem 074 Warastratama, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (6/2/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi I DPR RI Yulius Setiarto menanggapi rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengirimkan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung sebagai pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina. Menurutnya, rencana tersebut perlu dikaji secara mendalam, terutama dari sisi teknis jumlah personel, efektivitas penugasan, hingga implikasi pembiayaan negara.


    “Presiden Prabowo pernah menyampaikan bahwa kalau perlu sampai 20 ribu pasukan, saya kira perlu pendalaman teknis terkait dengan jumlah karena wilayah Gaza ini tidak lebih dari, luasnya tidak lebih dari Jakarta Pusat,” ujar Yulius saat ditemui di Korem 074 Warastratama, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (6/2/2026).


    Yulius menilai, dengan kondisi geografis Gaza yang relatif sempit dan kompleks, pengerahan pasukan dalam jumlah sangat besar justru berpotensi menghadapi kendala teknis di lapangan. Oleh karenanya, politisi dari fraksi PDI Perjuangan itu memandang opsi jumlah pasukan yang lebih terbatas dapat dipertimbangkan secara lebih realistis.


    “Sehingga secara teknis akan sangat sulit kalau 20 ribu pasukan dideploy. Tetapi kalau 2 ribu, 30 ribu itu menurut saya akan lebih efektif untuk dikirimkan,” lanjutnya.


    Selain aspek teknis dan efektivitas, Yulius juga menyoroti faktor pembiayaan. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa kebijakan pengiriman pasukan ke luar negeri tidak menimbulkan beban berlebihan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


    “Selain juga misalnya secara pembiayaan itu tidak akan terlalu memberatkan APBN,” katanya.


    Lebih lanjut, Yulius mengingatkan bahwa pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yang besar di dalam negeri, khususnya terkait rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah-wilayah yang terdampak bencana. Menurutnya, perhatian terhadap isu kemanusiaan global perlu tetap diimbangi dengan tanggung jawab negara terhadap rakyatnya sendiri.


    “Lalu yang kedua kita masih punya PR yang banyak itu terutama di rehabilitasi dan rekonstruksi daerah-daerah bencana. Sehingga concern kepada Palestina tentu saja juga harus berimbang dengan concern terhadap wilayah-wilayah di Indonesia terutama yang saat ini ditimpa kemalangan karena bencana,” pungkas Yulius.


    Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebutkan, Presiden Prabowo berencana mengirim pasukan perdamaian TNI di bawah mandat PBB, ke Gaza, Palestina, melalui Yordania. Rencananya pasukan yang dikirim akan bertugas menjaga situasi dan mendukung stabilitas regional di Palestina. Meskipun  hingga saat ini TNI sendiri masih menunggu kejelasan terkait mandat yang diberikan. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

    16 April 2026

    Terima KWP Award, Ibas Berkomitmen Terus Kawal Pengembangan Ekonomi Pedesaan

    16 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

    16 April 20260

    Terima KWP Award, Ibas Berkomitmen Terus Kawal Pengembangan Ekonomi Pedesaan

    16 April 20260

    Terima KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

    16 April 20260

    Terima KWP Award 2026 di Senayan, Johannes Rettob: Motivasi untuk Mimika yang Lebih Baik

    16 April 20261

    Sugiat Santoso Terima Penghargaan Legislator Peduli HAM dari KWP 2026

    16 April 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?