Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Pantau Pengembangan Taman Tekno BSD, Saleh Daulay Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Lebih Masif
    DPR

    Pantau Pengembangan Taman Tekno BSD, Saleh Daulay Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Lebih Masif

    redaksiBy redaksi16 Januari 202603 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay./Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Komisi VII DPR RI melakukan pengawasan terhadap tata kelola pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan di kawasan industri. Hal ini sebagai bagian dari tindak lanjut dari Panja Daya Saing Industri yang telah dibentuk Komisi VII beberapa waktu lalu.

    Pada kesempatan tersebut Komisi VII DPR RI mendorong tata kelola kawasan industri dan pergudangan agar dapat berkelanjutan dan berdaya saing. 

    Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi Sinarmas Land sebagai pengelola kawasan industri dan pergudangan di Taman Tekno Bumi Serpong Damai (BSD) City dalam mengembangkan tata kelola kawasan yang terintegrasi dan dikelola secara modern. Sehingga, mampu menjadi tulang punggung bagi efisiensi distribusi barang serta pertumbuhan ekonomi.

    “Kita tahu bahwa BSD ini adalah salah satu pihak swasta yang kita nilai berhasil mengembangkan usahanya. Kita berharap penjelasan-penjelasan mereka ini akan menjadi referensi bagi Komisi VII untuk membuat rekomendasi terkait dengan Panja Daya Saing Industri,” jelas Saleh kepada medpolindo.com usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (15/1/2026).

    Lebih lanjut, Politisi Fraksi PAN itu menambahkan ke depannya diharapkan daya saing industri dalam negeri tidak kalah dengan negara-negara lain. Sebab, menurutnya, semakin tinggi daya saing, maka tingkat ekonomi masyarakat juga akan semakin baik. “Dan juga kita berharap bahwa kehadiran dari BSD ini, dia tidak hanya dirasakan oleh sekelompok elit, tetapi kita berharap ini juga berdampak dan dirasakan bagi masyarakat luas,” ungkap Saleh.

    Di samping itu, Saleh menyoroti penyerapan tenaga kerja sekitar 4.600 dengan pengembangan kawasan sekitar 40 persen harus terus dilanjutkan. Hal ini dinilai berdampak signifikan dan berpotensi memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. “Jadi masih ada 60 persen lagi yang akan dibangun. Dan kalau itu dibangun pasti akan berdampak luas bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama Kepala Divisi Manajemen Kawasan Sinarmas Land, Tri Astuti, menuturkan sebagai pengembang, pihaknya akan terus memastikan kawasan beroperasi sesuai dengan peruntukan tata ruang, perizinan berusaha, dan standar teknis kawasan industri sesuai dengan aturan yang berlaku. “Pengembangan ke depan tentu fasilitas sosial dan fasilitas umum akan menjadi fokus kami, penyediaannya sesuai dengan regulasi yang berlaku,” imbuhnya.

    Kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI turut diikuti sejumlah Anggota Komisi VII DPR RI lain diantaranya Zulkarnaini Ampong Bang (F-Golkar), Achmad DG Sere, Yoyok Rio Sudibyo (F-Nasdem), Eva monalisa (F-PKB), Hendry Munief, Tifatul Sembiring (F-PKS) dan Rusda Mahmud (F-PD). 

    Melalui kunjungan kerja ini, Komisi VII DPR RI menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa pengembangan kawasan industri sejalan dengan upaya peningkatan daya saing industri nasional serta memberikan manfaat yang terukur bagi perekonomian dan masyarakat luas. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 2026

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 20260

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 20260

    Sampaikan Empati Mendalam, Mori Hanafi: Fasilitas Bandara Mewah Tak Berarti Tanpa Jaminan Keamanan Penumpang!

    18 Januari 20260

    Tuntutan Publik Era Digital ‘Luar Nalar’, Aria Bima: Kantor Pertanahan Tak Bisa Lagi Pakai Cara Konservatif!

    18 Januari 20260

    BPN Krisis SDM, Sertifikasi Tanah Tak Akan Selesai Tanpa Keterlibatan Pemda!

    17 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?