Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Beniyanto Soroti Ketahanan Energi Nasional di Tengah Geopolitik Timur Tengah
    DPR

    Beniyanto Soroti Ketahanan Energi Nasional di Tengah Geopolitik Timur Tengah

    redaksiBy redaksi13 Maret 202622 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto, saat Kunjungan Kerja Komisi XII di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/3/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto menyoroti pentingnya penguatan ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global, khususnya konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi pasokan energi dunia. Menurutnya, pemerintah dan perusahaan energi nasional perlu terus meningkatkan kapasitas cadangan bahan bakar minyak (BBM) agar Indonesia tetap aman menghadapi potensi gangguan distribusi global.

    “Saat ini storage BBM kita sekitar 20 hari. Artinya, cadangan yang kita miliki masih mampu menopang kebutuhan energi nasional dalam jangka waktu tersebut,” ujar Beniyanto saat diwawancarai oleh wbindonesia.comdi Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/3/2026).

    Ia juga menjelaskan bahwa jalur distribusi energi internasional masih menjadi perhatian karena sebagian pasokan energi global melewati wilayah yang rawan konflik. “Dari empat kapal yang melewati jalur Selat Hormuz, dua kapal sudah lolos dan dua lainnya masih dalam perjalanan, tetapi secara umum persiapan pasokan BBM kita masih cukup aman,” jelasnya.

    Namun demikian, Beniyanto menekankan bahwa Indonesia harus mulai mempercepat transformasi energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil impor. Apalagi, ungkapnya, diperkirakan penggunaan kendaraan listrik secara masif bisa memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi konsumsi energi nasional.

    “Kita harus mulai mendorong transformasi energi, khususnya di sektor transportasi darat dengan penggunaan kendaraan Listrik. Jika sekitar 20 persen kendaraan di Indonesia beralih ke mobil listrik, kita bisa menghemat sekitar 25 persen konsumsi energi di sektor transportasi darat,” tandas legislator Fraksi Golkar itu.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    GKR Hemas Dapat Anugerah KWP Awards 2026

    23 April 2026

    Tangis Haru di Paripurna: Perjuangan Panjang PRT Berbuah Pengesahan UU

    22 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Hilirisasi Terbukti Efektif, MIND ID Bukukan Pendapatan Rp139 Triliun

    24 April 20260

    Investasi Triwulan I 2026 Batam Tembus Rp17,4 Triliun

    23 April 20260

    GKR Hemas Dapat Anugerah KWP Awards 2026

    23 April 20260

    Tangis Haru di Paripurna: Perjuangan Panjang PRT Berbuah Pengesahan UU

    22 April 20260

    Kartini dan Amanah Peradaban: Memuliakan Ilmu, Menguatkan Bangsa

    21 April 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?