Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Syamsu Rizal: Pemerataan Akses Digital 3T Dipacu Lewat Teknologi LEO dan VSAT
    DPR

    Syamsu Rizal: Pemerataan Akses Digital 3T Dipacu Lewat Teknologi LEO dan VSAT

    redaksiBy redaksi29 November 202542 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal saat mendampingi Tim Kunspek Komisi I DPR RI di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (27/11/2025)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, menyatakan bahwa pemerataan akses internet bagi wilayah 3T (terluar, tertinggal, terdepan) menjadi fokus penting dalam program transformasi digital nasional. Hal itu disampaikan saat mendampingi Tim Kunspek Komisi I DPR RI di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (27/11/2025).

    Ia menjelaskan bahwa untuk wilayah yang tidak memungkinkan pembangunan fiber optik atau BTS karena kondisi geografis ekstrem, pemerintah menghadirkan solusi teknologi berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) yang dikombinasikan dengan VSAT. “Kawasan 3T tidak boleh tertinggal. Dengan LEO dan VSAT, kita ingin wilayah 3T menjadi terdepan, terkoneksi, dan ikut menikmati kemajuan digital,” ungkap Syamsu Rizal.

    Selain teknologi, peningkatan kualitas layanan internet juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah. Menurut Syamsu, kapasitas layanan yang sebelumnya berada pada kisaran 6 Mbps terus diupayakan naik ke 8 Mbps agar masyarakat bisa mengirim dan menerima video dengan stabil. “Upgrade ini sangat penting, karena aktivitas masyarakat saat ini sangat bergantung pada akses video dan komunikasi daring,” ujarnya.

    Syamsu juga menegaskan bahwa pemerintah berupaya memperluas kualitas jaringan hingga standar 4G penuh, sebelum secara bertahap mempersiapkan penerapan layanan 5G di lebih banyak daerah. Ia menyebut hal ini sebagai langkah strategis agar kesenjangan digital antarwilayah tidak semakin melebar. “Kalau 4G-nya kuat, masyarakat bisa merasakan manfaatnya langsung sebelum nantinya kita masuk 5G secara lebih merata,” jelasnya.

    Komisi I, kata Syamsu, akan terus memastikan agar seluruh program perluasan akses digital berjalan efektif dan tidak menyisakan wilayah yang terabaikan. “Kami hadir untuk mengawasi dan memastikan bahwa transformasi digital ini benar-benar menyentuh masyarakat, termasuk di wilayah yang paling jauh dan menantang,” tutupnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Kebutuhan Menstruasi Perempuan Di Pengungsian Jangan Terlewat

    9 September 2026

    Ketua DPR Tegaskan BNPB Harus Jadi Leading Sector Penanganan Bencana

    9 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Kebutuhan Menstruasi Perempuan Di Pengungsian Jangan Terlewat

    9 September 20260

    Ketua DPR Tegaskan BNPB Harus Jadi Leading Sector Penanganan Bencana

    9 September 20260

    Pemerintah Sebut Opsi Penggabungan Badan Geologi dan BMKG, Puan: Kaji Terlebih Dahulu

    8 September 20260

    Jangan Hanya Keruk Keuntungan, Firman Soebagyo: Perusahaan Juga Wajib Siapkan Sarana Pemadaman

    8 September 20260

    DPR Setujui RUU Administrasi Kependudukan Jadi RUU Usul DPR

    8 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?