Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Banjir di Ambawang dan Galang Berpotensi Lumpuhkan Akses, Komisi V Minta Percepatan Penanganan
    DPR

    Banjir di Ambawang dan Galang Berpotensi Lumpuhkan Akses, Komisi V Minta Percepatan Penanganan

    redaksiBy redaksi7 Desember 202443 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus./Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, bersama anggota Komisi V lainnya meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Banjir ini telah menyebabkan kerugian besar dan menghambat aktivitas masyarakat. Banjir berkepanjangan yang melanda lima desa, yaitu Lingga, Teluk Bakung, Panca Roba, dan Korek, disebut Lasarus sebagai masalah serius yang membutuhkan solusi segera.


    Lasarus menjelaskan bahwa penyebab utama banjir adalah penyempitan alur Sungai Ambawang. Dalam tinjauan lapangan, terungkap sekitar 70% permukaan sungai telah tertutup gulma, yang menghambat aliran air. Kondisi ini menyebabkan banjir tak kunjung surut selama berbulan-bulan.


    “Informasi yang kami terima menunjukkan penyempitan Sungai Ambawang menjadi penyebab utama. Kami susuri langsung sungainya, dan memang alirannya hampir tertutup gulma. Ini masalah yang harus segera diatasi,” ujar Lasarus setelah meninjau lokasi di Sungai Ambawang, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (6/12/2024).


    Banjir di Sungai Ambawang tidak hanya merendam rumah penduduk, tetapi juga mengancam jalan nasional yang menghubungkan ruas lintas Kalimantan Selatan. Jika jalan tersebut lumpuh, distribusi barang dan mobilitas masyarakat, termasuk akses ke layanan kesehatan, akan terganggu.


    Dalam kunjungan kerja reses ini, Lasarus memaparkan dua opsi solusi yang sedang dipertimbangkan: pertama, soal gulma yang menutupi aliran sungai akan segera dibersihkan menggunakan alat berat yang sudah dikerahkan ke lokasi. Jika setelah normalisasi air surut, maka fokus penanganan akan tertuju pada pemeliharaan sungai.


    Kedua, Jika banjir tetap menggenangi jalan meskipun aliran sungai telah diperbaiki, maka langkah selanjutnya adalah meninggikan jalan untuk memastikan akses masyarakat tidak terganggu.


    “Kesimpulan ini harus cepat diambil. Rumah penduduk sudah terlalu lama terendam, dan jalan yang terputus akan memicu masalah lebih besar bagi Pontianak sebagai pusat aktivitas ekonomi,” tegas Politisi PDI-Perjuangan itu.


    Lasarus menyebutkan bahwa Dirjen Sumber Daya Air sudah berada di lokasi untuk memastikan pengerjaan normalisasi Sungai Ambawang segera dimulai. Ia juga menekankan pentingnya menjaga fungsi jalan nasional di wilayah tersebut, mengingat jalur ini adalah urat nadi ekonomi Kalimantan Barat dan sekitarnya.


    “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa banjir di Ambawang dan daerah sekitarnya dapat segera diatasi. Jangan sampai jalan nasional di lintas Kalimantan Selatan terganggu, karena dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat dan perekonomian,” tutupnya.


    Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Komisi V DPR RI dalam memantau dan mendorong percepatan solusi atas permasalahan infrastruktur dan bencana di daerah. Lasarus menegaskan bahwa Komisi V akan terus mengawal penanganan banjir ini agar tidak terulang di masa mendatang.


    Dengan langkah-langkah konkret yang dirancang, diharapkan banjir di Sungai Ambawang dan wilayah lain di Kalimantan Barat dapat segera teratasi, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

    DPR RI Indonesia Sungai Ambawang
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Soroti Koordinasi Kendali Kereta, Waka Komisi V Minta Evaluasi Sistem Keselamatan

    30 April 2026

    Kawendra Serap Aspirasi di Maluku Utara, Soroti Elektrifikasi hingga Pengelolaan Sampah

    29 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Soroti Koordinasi Kendali Kereta, Waka Komisi V Minta Evaluasi Sistem Keselamatan

    30 April 20260

    Kawendra Serap Aspirasi di Maluku Utara, Soroti Elektrifikasi hingga Pengelolaan Sampah

    29 April 20260

    Kasus Kekerasan Anak di Daycare Jogja Cerminkan Kegagalan Sistem: Bongkar dan Evaluasi!

    29 April 20260

    Penanganan Korban Kecelakaan KRL dan Evaluasi Jalur Bekasi Harus Jadi Prioritas

    29 April 20260

    Legislator Dorong Investigasi & Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta

    28 April 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?