Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Rofiqi: Persoalan Moral dan Etik Pimpinan KPK Penyebab Indeks Persepsi Korupsi Terus Turun
    DPR

    Rofiqi: Persoalan Moral dan Etik Pimpinan KPK Penyebab Indeks Persepsi Korupsi Terus Turun

    redaksiBy redaksi21 November 2024101 Min Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rofiqi/Int
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rofiqi mempertanyakan beberapa persoalan pada calon dewan pengawas (Cadewas) KPK. Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bahwa KPK sedang berada di titik nadir yang paling rendah. Pasalnya, indeks persepsi korupsi Indonesia dari tahun 2019 sampai sekarang terus mengalami penurunan.

    “Nah salah satu yang menyebabkan (turunnya Indeks Persepsi Korupsi) itu menurut saya moral dan etik yang hilang dari KPK. Tentu juga kita tahu bahwa pimpinan KPK sekarang itu banyak melakukan abuse of power,” ujarnya dalam Rapat Konsultasi dan Pendalaman Cadewas KPK di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2024)

    Maka dari itu, dalam kesempatan itu, ia mempertanyakan langkah yang dilakukan Cadewas KPK untuk menangani hal  itu.

    Rofiqi dalam kesempatan itu menyoroti hal lainnya, yakni upaya apa yang akan dilakukan Cadewas untuk menghadapi resistensi internal terhadap pengawasan yang dianggap berlebihan. Hal itu ditanyakan sebab, cadewas menyinggung hal itu dalam paparannya.

    Ia berharap, hubungan Dewas dengan KPK bisa kembali dekat.

    “Nah kita tahu Pak Dewas dan pimpinan KPK ini kayak Tom and Jerry, berantem terus nggak ada aku-akurnya.nah Bagaimana strategi bapak agar Bapak nanti misalkan menjadi dewas KPK itu bukan menjadi Tom and Jerry lagi, bisa menjadi Romeo dan Juliet,” tutupnya.

    DPR RI Indonesia KPK
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20260

    Ateng Sutisna Desak Perlu Perkuat Pembinaan Demi Warga Binaan Siap Kembali ke Masyarakat

    21 Juni 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?