Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » MoU BKD dengan WFD Optimalisasi Partisipasi Masyarakat dalam Penyediaan Data dan Informasi
    DPR

    MoU BKD dengan WFD Optimalisasi Partisipasi Masyarakat dalam Penyediaan Data dan Informasi

    redaksiBy redaksi20 November 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Kepala Badan Keahlian (BK) Setjen DPR RI/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Badan Keahlian DPR RI yang merupakan supporting system bagi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), berperan memberikan dukungan keahlian kepada DPR RI dalam melaksanakan fungsinya, baik fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, maupun diplomasi.

    Dengan adanya dukungan keahlian yang diberikan pada pelaksanaan fungsi-fungsi DPR RI maka Badan Keahlian DPR RI bersama Westminster Foundation for Democracy (WFD) melakukan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan tujuan untuk meningkatkan kerja sama Penelitian, Kajian, dan Kegiatan Akademik lainnya yang diperlukan.

    “Kerja sama ini bagian dari upaya kami dalam membangun kemitraan dengan stakeholders dalam pembentukan Undang-Undang, kami memandang bahwa Westminster Foundation for Democracy (WFD) merupakan mitra strategis dalam rangka optimalisasi partisipasi masyarakat dalam penyediaan data dan informasi, peningkatan kapasitas tenaga fungsional, pengkajian dan penelitian,” demikian dikatakan Kepala Badan Keahlian (BK) Setjen DPR RI Inosentius Samsul pada acara seminar dengan tema ‘partisipasi publik bermakna dalam legalitas.’ Jakarta, Rabu (20/11/2024).

    Sensi menambahkan, dengan terselenggaranya seminar, dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam penyusunan pedoman Partisipasi Masyarakat Yang Bermakna (Meaningful Participation) Dalam Penyusunan Naskah Akademik Dan Rancangan Undang-Undang di Badan Keahlian DPR RI.

    “Selama ini Badan Keahlian DPR RI telah melakukan kegiatan partisipasi masyarakat dalam penyusunan naskah akademik dan rancangan undang-undang melalui konsultasi publik baik secara luring maupun daring, kegiatan konsultasi publik antara lain diskusi dengan stakeholder terkait dan pakar serta akademisi,” tutupnya.

    DPR RI Indonesia Westminster Foundation for Democracy (WFD)
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?