Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Stefano Rizki Soroti Keterbatasan Sumber Daya Hukum di NTT
    DPR

    Stefano Rizki Soroti Keterbatasan Sumber Daya Hukum di NTT

    redaksiBy redaksi13 November 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi III DPR RI Stevano Rizki Adranacus/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi III DPR RI Stevano Rizki Adranacus menyoroti berbagai permasalahan yang dihadapi oleh aparat penegak hukum di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya terkait keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana yang menghambat upaya penegakan hukum yang adil dan efektif.

    “Aspek penegakan hukum yang adil dan tegas itu menjadi aspek yang sangat penting dalam pengawal pembangunan ekonomi, guna menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kepastian hukum yang sejujur-jujurnya kepada masyarakat kami,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi III dengan Jaksa Agung RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).

    Ia menilai motivasi para Jaksa di NTT sangat tinggi meskipun banyak keterbatasan yang dialami. Seperti keterbatasan dari sisi sarana dan prasarana dan juga kurangnya personil.

    “Saya dapat info penanganan perkara pidsus (pidana khusus) di NTT sangat banyak tapi kekurangan SDM. Dan juga sebagian besar Jaksa yang berdinas di sana itu berasal dari luar pulau sehingga mereka berdinas sehari-hari hanya sebentar dan harus berpindah ke luar pulau Pak, sehingga banyak penanganan perkara yang tertunda,” jelasnya.

    Legislator dapil NTT II itu mendesak Pemerintah agar memberi perhatian lebih pada rekrutmen Jaksa yang berasal dari putra-putri daerah, yang lebih memahami budaya dan kearifan lokal NTT. Menurutnya, kehadiran Jaksa yang berasal dari daerah setempat akan sangat membantu dalam pengungkapan kasus-kasus yang berkaitan dengan nilai-nilai budaya lokal.

    Selain itu, dukungan prasarana untuk aparat penegak hukum di NTT juga diperlukan sehingga Jaksa di NTT bisa mendapatkan tambahan anggaran. “NTT ini provinsi Kepulauan, namun pengadilan tipikornya hanya satu pak di kota Kupang di Pulau Timor Pak sehingga untuk mobilisasi para Jaksa ini diperlukan anggaran yang cukup tinggi Pak sehingga saya mohon ini juga bisa menjadi atensi bapak dalam hal penambahan anggaran di sana,” pungkas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu. 

    DPR RI Indonesia NTT SDM Stevano Rizki Adranacus
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

    16 April 2026

    Terima KWP Award, Ibas Berkomitmen Terus Kawal Pengembangan Ekonomi Pedesaan

    16 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

    16 April 20260

    Terima KWP Award, Ibas Berkomitmen Terus Kawal Pengembangan Ekonomi Pedesaan

    16 April 20260

    Terima KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

    16 April 20260

    Terima KWP Award 2026 di Senayan, Johannes Rettob: Motivasi untuk Mimika yang Lebih Baik

    16 April 20261

    Sugiat Santoso Terima Penghargaan Legislator Peduli HAM dari KWP 2026

    16 April 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?