Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » DPR Sepakati Penempatan Fraksi AKD Periode 2024-2029
    DPR

    DPR Sepakati Penempatan Fraksi AKD Periode 2024-2029

    redaksiBy redaksi26 Oktober 202465 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani saat memimpin Rapat Paripurna DPR RI Ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    DPR RI telah mengesahkan susunan keanggotaan fraksi-fraksi di setiap alat kelengkapan dewan (AKD).  Secara resmi, susunan tersebut disampaikan oleh Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani dalam agenda Rapat Paripurna DPR RI Ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (23/10/2024) lalu.  Dirinya menyatakan nama-nama ditayangkan untuk menempati AKD merupakan usulan fraksi.

    “Nama-nama keanggotaan fraksi dalam alat kelengkapan DPR RI berdasarkan usulan yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi. DPR RI, selanjutnya, kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat, Apakah nama-nama keanggotaan fraksi-fraksi pada alat kelengkapan DPR sebagaimana yang telah ditayangkan tersebut dapat disetujui?” tanya Puan, yang diikuti dengan sorak ‘setuju’ dari meja anggota dewan beserta ketuk palu.

    Sebagai informasi, AKD di DPR RI terdiri dari 13 komisi, dan 7 badan. Secara rinci, berikut komposisi fraksi yang berada di dalam AKD.

    Penempatan Komisi

    Komisi I DPR berisi 9 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 6 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 5 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 3 orang dari F-Demokrat.

    Komisi II DPR berisi 8 orang yang berasal dari F-PDIP, 7 orang dari F-Golkar, 6 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 3 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 3 orang dari F-PAN, dan 3 orang dari F-Demokrat. Komisi III DPR berisi 9 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 7 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 6 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 3 orang dari F-Demokrat.

    Kemudian, Komisi IV DPR berisi 9 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 7 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 5 orang dari F-PKB, 5 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 4 orang dari F-Demokrat. Komisi V DPR berisi 9 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 7 orang dari F-Gerindra, 6 orang dari F-NasDem, 6 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 4 orang dari F-Demokrat.

    Komisi VI DPR berisi 9 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 6 orang dari F-Gerindra, 6 orang dari F-NasDem, 5 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 4 orang dari F-Demokrat. Komisi VII DPR berisi 8 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 6 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 4 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 3 orang dari F-PAN, dan 3 orang dari F-Demokrat.

    Lalu, Komisi VIII DPR berisi 7 orang dari F-PDIP, 7 orang yang berasal dari F-Golkar, 6 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 5 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 3 orang dari F-PAN, dan 3 orang dari F-Demokrat. Komisi IX DPR berisi 8 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 6 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 5 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 3 orang dari F-Demokrat.

    Komisi X DPR berisi 8 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 6 orang dari F-Gerindra, 6 orang dari F-NasDem, 6 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 3 orang dari F-Demokrat. Komisi XI DPR berisi 9 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 6 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 6 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 4 orang dari F-Demokrat.

    Komisi XII DPR berisi 8 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 7 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 5 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 3 orang dari F-Demokrat. Terakhir, Komisi XIII DPR berisi 8 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 6 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 4 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 3 orang dari F-PAN, dan 3 orang dari F-Demokrat.

    Penempatan Badan

    Badan Musyawarah (Bamus) DPR terdiri dari 11 orang dari F-PDIP, 7 orang dari F-Gerindra, 7 orang dari F-NasDem, 7 orang dari F-PKB, 5 orang dari F-PKS, 5 orang dari F-PAN, dan 8 orang dari F-Demokrat. Badan Legislasi (Baleg) DPR terdiri dari 17 orang dari F-PDIP, 16 orang yang berasal dari F-Golkar, 13 orang dari F-Gerindra, 11 orang dari F-NasDem, 11 orang dari F-PKB, 8 orang dari F-PKS, 7 orang dari F-PAN, dan 7 orang dari F-Demokrat.

    Lalu, Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR terdiri dari 9 orang dari F-PDIP, 8 orang yang berasal dari F-Golkar, 7 orang dari F-Gerindra, 5 orang dari F-NasDem, 5 orang dari F-PKB, 4 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 3 orang dari F-Demokrat. Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR terdiri dari 5 orang dari F-PDIP, 4 orang yang berasal dari F-Golkar, 4 orang dari F-Gerindra, 3 orang dari F-NasDem, 3 orang dari F-PKB, 2 orang dari F-PKS, 2 orang dari F-PAN, dan 2 orang dari F-Demokrat.

    Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR terdiri dari 3 orang dari F-PDIP, 3 orang yang berasal dari F-Golkar, 3 orang dari F-Gerindra, 2 orang dari F-NasDem, 2 orang dari F-PKB, 2 orang dari F-PKS, 1 orang dari F-PAN, dan 1 orang dari F-Demokrat. Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR terdiri dari 3 orang dari F-PDIP, 3 orang yang berasal dari F-Golkar, 3 orang dari F-Gerindra, 2 orang dari F-NasDem, 2 orang dari F-PKB, 2 orang dari F-PKS, 2 orang dari F-PAN, dan 2 orang dari F-Demokrat.

    Selain itu, Badan Anggaran (Banggar) DPR  terdiri dari 20 orang dari F-PDIP, 18 orang yang berasal dari F-Golkar, 16 orang dari F-Gerindra, 12 orang dari F-NasDem, 12 orang dari F-PKB, 10 orang dari F-PKS, 9 orang dari F-PAN, dan 8 orang dari F-Demokrat. Terakhir, Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR terdiri dari 3 orang dari F-PDIP, 3 orang yang berasal dari F-Golkar, 3 orang dari F-Gerindra, 2 orang dari F-NasDem, 2 orang dari F-PKB, 2 orang dari F-PKS, 4 orang dari F-PAN, dan 2 orang dari F-Demokrat. 

    Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR RI Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?