Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Masuk Senayan, Rizal Bawazier Miliki Program Ikon Desa Guna Pengembangan UMKM
    DPR

    Masuk Senayan, Rizal Bawazier Miliki Program Ikon Desa Guna Pengembangan UMKM

    redaksiBy redaksi13 Oktober 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Screenshot
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota DPR RI 2024-2029 Rizal Bawazier memiliki sejumlah program selama dirinya akan mengemban amanah di DPR RI. Satu di antaranya adalah Program Ikon Desa dalam rangka pengembangan UMKM, khususnya yang ada di Dapil Jawa Tengah X, yang meliputi Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Batang, dan Kota Pekalongan.

    Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. “Secara nasional 97 persen tenaga kerja Indonesia (berasal) dari (sektor) UMKM. Lalu 60,4 persen pendapatan negara dari UMKM,” tutur Rizal saat meninjau 50 stan UMKM yang berjajar di acara Bazar Kuliner Halalan Toyyiban dalam rangka Milad Al Irsyad Al Islamiyah ke-110, Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (13/10/2024).

    RB, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa salah satu tujuannya jadi wakil rakyat adalah mengembangkan UMKM. Ia menyebut salah satu programnya adalah membuat ikon desa untuk mengembangkan UMKM.

    “Ikon desa itu misalnya ada desa sapi, desa kambing. Itu nanti kita tentukan supaya jalur untuk pemasarannya mudah. Termasuk di Comal ini yang bisa jadi ikon desanya apa,” jelasnya.

    “Yang penting produknya kompetitif, apalagi sekarang banyak impor impor ilegal. Inilah yang kita perjuangkan”

    Melalui ikon desa, Politisi Fraksi PKS itu, berkomitmen agar UMKM akan dibina agar menghasilkan produk yang kompetitif dan bisa bersaing secara global. Ia juga menyebut perlunya memperkuat UMKM karena saat ini banyak impor-Impor ilegal.

    “Yang penting produknya kompetitif, apalagi sekarang banyak impor impor ilegal. Inilah yang kita perjuangkan,” ucapnya.

    Ia pun yakin bahwa UMKM akan berkembang seiring dengan rencana dipisahnya Kemenkop UMKM menjadi kementrian Koperasi dan Kementrian UMKM.

    Ketua panitia acara, Sofiyan Nahdi menyebut bahwa Bazar Kuliner Halalan Toyyiban Al Irsyad Al Islamiyah merupakan even tahunan. Setiap tahun jumlah peserta makin meningkat, dari 30 hingga saat ini 50 peserta.

    “Ada kuliner dan non kuliner. Untuk non kuliner ada Bank Syariah Indonesia (BSI), biro umrah dan sebagainya,” jelasnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?