Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Sudah Berusia 79 Tahun, Indonesia Seharusnya Sudah Tidak Impor Beras Lagi
    DPR

    Sudah Berusia 79 Tahun, Indonesia Seharusnya Sudah Tidak Impor Beras Lagi

    redaksiBy redaksi19 Agustus 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi VII DPR RI, Ribka Tjiptaning, mengungkapkan umur 79 tahun bagi sebuah negara merupakan usia yang matang. Salah satu tanda dewasa ialah tidak adanya impor bahan Pokok seperti beras.


    “Harusnya umur 79 tahun itu sudah matang, sudah tua.  Harusnya Indonesia itu sudah tidak boleh lagi ada impor beras, impor kedelai dan lain-lain. Tapi kenyataannya kan tidak seperti itu. Masih jauh dari yang diharapkan,” ujar Ribka usai sidang bersama DPR dan DPD RI, di Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2024).


    Selain itu, lanjut Ribka, dalam sektor energi, pihaknya menilai sumber daya alam berbasis energi masih dikuasai oleh beberapa kelompok orang saja. Padahal sebagaimana amanat dalam undang-undang dasar 1945 bahwa semua kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara, untuk seutuhnya kemakmuran rakyat Indonesia.


    Tidak hanya itu, menurut Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini, beberapa waktu yang lalu dimana terjadi pesta demokrasi lewat Pemilihan Umum (Pemilu), namun yang terjadi malah sebaliknya. Generasi muda disajikan Pemilu yang tidak Jurdil (Jujur dan Adil), dan tidak Luber (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia). Hal tersebut tentu sangat memprihatinkan.


    Oleh karena itu Ning, begitu ia biasa disapa, mengapresiasi pidato Ketua DPR RI, Puan Maharani dalam sidang tahunan dan sidang bersama DPR, DPD RI, MPR yang benar-benar menggambarkan potret Pemilu 2024 lalu. Pesta Demokrasi bagi rakyat yang dimanfaatkan oleh para calon untuk berusaha tampil simpatik, dan lain-lain.


    “Mudah-mudahan kalian generasi muda harapan Indonesia ke depan bisa lebih baik lagi,” harapnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?