Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Pusat Data Nasional Dibobol, Bobby Nilai Kemenkominfo Belum Laksanakan Amanat Dua Perpres
    DPR

    Pusat Data Nasional Dibobol, Bobby Nilai Kemenkominfo Belum Laksanakan Amanat Dua Perpres

    redaksiBy redaksi27 Juni 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Belakangan ini diberitakan bahwa server Pusat Data Nasional (PDN) yang dikelola Kementerian Kominfo hingga hari ini, Kamis (27/6/2024) masih belum pulih sepenuhnya dari gangguan peretas (hacker). Diketahui, gangguan itu terjadi sejak Kamis (20/6/2024) lalu yang diakibatkan ransomware terbaru dengan jenis Lockbit 3.0.

    Menanggapi itu, Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi menilai bahwa kementerian dan lembaga yang terkait dengan PDN belum melaksanakan Perpres Nomor 95 Tahun 2018, khususnya poin mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

    “Kalau tidak salah juga mengenai SPBE, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, dan juga Perpres 132 Tahun 2022 yaitu arsitektur keamanan untuk SPBE, yaitu yang berkoordinasi dengan BSSN,” ujar Bobby kepada medpolindo.com di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2024)

    Diketahui, Perpres Nomor 95 Tahun 2018 membahas mengenai penyelenggaraan SPBE dalam memberikan pelayanan. Adapun Perpres Nomor 132 Tahun 2022 membahas lebih lanjut mengenai Arsitektur SPBE.

    Maka dari itu, lanjutnya, dirinya mendesak kementerian/lembaga tersebut untuk dapat melaksanakan dua Perpres tersebut. Menurutnya, peretasan tersebut memperlihatkan bahwa  perlu ada koordinasi antarlembaga negara dengan BSSN sesuai dengan Perpres yang sudah diterbitkan tersebut.

    “Oleh karenanya kami mendesak agar kementerian/lembaga itu melaksanakan saja (kedua) Perpres tersebut. Kalau yang terjadi pada hari ini kami yakin itu akan bisa ditangani lah, karena di seluruh dunia juga (ada) serangan siber lockbit 3.0 dan juga brain shipper ini di Amerika, di tempat lain, itu juga bisa ditangani. Mungkin memerlukan waktu saja,” lanjutnya.

    Ia pun menilai, bahwa menjalankan kedua Perpres tersebut menjadi hal yang paling utama pasca-kejadian ransomware tersebut, yakni agar dalam aspek arsitektur keamanan PDN tersebut dapat melibatkan BSSN.

    “Bukan hanya setelah SPBE-nya. Jadi kalau ada kejadian seperti pemadam kebakaran, karena pendekatan keamanan siber itu harus by design, bukan seperti itu tadi, ada kejadian dulu kecelakaan insiden baru kita seperti berbenah diri baru setelah ada kejadian,” tegas politisi Fraksi Partai Golkar ini.

    Adapun untuk keamanan data masyarakat, menurutnya, serangan ransomware tersebut hanya menyebabkan datanya tidak dapat digunakan. Maka dari itu, guna menghadapi itu, yang perlu dilakukan yaitu memastikan dan mengidentifikasi penyelesaian.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?