Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Syahrul Aidi: Indonesia Harus Jadi Pelopor Perjuangan Palestina
    DPR

    Syahrul Aidi: Indonesia Harus Jadi Pelopor Perjuangan Palestina

    redaksiBy redaksi4 Juni 202442 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI – Palestina, Syahrul Aidi Maazat kembali menyuarakan kondisi kritis yang dihadapi Palestina saat mengikuti Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (4/6/2024). 


    Berdasarkan data dari Grup Kerja Sama Bilateral DPR RI itu diketahui ada lebih dari 46.500 jiwa menjadi korban, dengan 15.380 di antaranya adalah anak-anak dan 10.000 perempuan. Selain itu, 17.000 anak-anak kehilangan orang tua, 33 rumah sakit dihancurkan, dan 2 juta warga Palestina terancam kelaparan akibat blokade bantuan kemanusiaan ke Gaza.


    Menurutnya, tindakan brutal dan kejam Israel yang terus melakukan aneksasi wilayah Palestina  tidak dapat diterima. “Inilah kejahatan perang luar biasa di zaman modern, yang katanya menjunjung tinggi peradaban dan kemanusiaan,” tegasnya. 


    Karenanya, ia menyerukan agar Indonesia semakin berani memperkuat posisinya sebagai pendorong utama kemerdekaan Palestina. Ia mengusulkan agar Presiden Jokowi mengambil peran sebagai koordinator negara-negara dunia dalam perjuangan Palestina, seperti yang dilakukan Presiden Soekarno dalam Konferensi Asia-Afrika.


    “Saya mengapresiasi Indonesia yang semakin berani menyuarakan kepentingan Palestina di forum internasional, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif,” katanya. 


    Saat ini, dukungan untuk Palestina juga datang dari rakyat dunia, termasuk dari kampus-kampus terkenal di Amerika dan Eropa yang secara berani menyuarakan dukungan mereka saat upacara wisuda. Kemudian, tiga negara Eropa—Spanyol, Irlandia, dan Norwegia juga baru-baru ini mengakui kemerdekaan Palestina, sehingga total menjadi 11 negara Uni Eropa yang mengakui Palestina. 


    “Karenanya saya beraharap Indonesia bisa bertindak sebagai koordinator negara negara di dunia dalam perjuangan Palestina untuk menciptakan kebijakan pro-rakyat, pro-kesetaraan, dan persamaan antar manusia di komunitas global untuk melindungi keberlanjutan umat manusia,” tutupnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?