Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Perlunya Deeskalasi Konflik Iran versus Israel Cegah Perang Lebih Meluas
    DPR

    Perlunya Deeskalasi Konflik Iran versus Israel Cegah Perang Lebih Meluas

    redaksiBy redaksi17 April 202412 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi memanas akibat serangan balasan Iran terhadap provokasi Israel yang sebelumnya membombardir Konsulat Besar Iran di Damaskus, Suriah. Dalam aksi balasannya, Iran meluncurkan ratusan pesawat nir-awak (drone) dan rudal balistik ke wilayah Israel.

    Merespon hal itu, Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon saat diwawancarai medpolindo.com di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/4/2024) menegaskan pihaknya menginginkan adanya perdamaian melalui deeskalasi konflik.

    “Sehingga (melalui deeskalasi) diharapkan tidak menciptakan satu konflik lebih luas dan perang lebih besar yang melibatkan lebih banyak negara. Jadi saya kira sikap kita seharusnya adalah bagaimana ‘de-eskalasi’ itu,” tandas Fadli.

    BKSAP menyerukan kepada negara-negara dunia terus melakukan imbauan untuk melakukan pencegahan adanya potensi perang yang lebih luas

    Tak hanya itu, Fadli yang juga Anggota Komisi I DPR RI tersebut menyerukan kepada negara-negara dunia lainnya terus melakukan imbauan untuk melakukan pencegahan adanya potensi perang yang lebih luas.

    “Karena kita melihat juga kalau ini berlanjut akan semakin melibatkan banyak negara dan bisa semakin menyebabkan atau memicu perang yang lebih luas bahkan bisa saja terjadi Perang Dunia ke-III,” tutur Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

    Di sisi lain, terkait konflik Gaza, Fadli menegaskan sikap Indonesia baik Pemerintah, Parlemen dan masyarakat sipil tetap menginginkan adanya gencatan senjata sesegera mungkin. Apalagi, hingga kini sudah banyak warga Palestina menjadi korban lebih dari 35 ribu orang yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

    “Selanjutnya adalah akses kepada kemanusiaan (bantuan kemanusiaan). Dan tentu bagi kita ultimate gold-nya itu adalah pengakuan kemerdekaan bagi Palestina dalam kerangka two-state solution,” tegas Fadli. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?