Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Lebaran, Hasil dari Laku Puasa Menahan Diri Tercermin dalam Etika Politik
    DPR

    Lebaran, Hasil dari Laku Puasa Menahan Diri Tercermin dalam Etika Politik

    redaksiBy redaksi16 April 202412 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota DPR RI Willy Aditya menilai Lebaran atau Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah merupakan momentum memperbaiki kualitas kehidupan politik. Lebaran, katanya, diharapkan bisa membawa perubahan terhadap kehidupan politik menjadi semakin penuh harkat dan martabat.

    “Lebaran adalah hasil dari laku puasa kita selama sebulan. Orang yang berlebaran adalah yang telah berhasil melatih untuk senantiasa mengendalikan diri,” ujar Willy Aditya, dalam keterangan yang diterima medpolindo.com, di Jakarta Selasa (16/4/2024).

    Willy berpendapat, bentuk pengendalian di dalam politik tercermin pada pengindahan terhadap fatsun, kode etik, dan aturan bermain dalam politik. Baginya, momentum Lebaran semestinya dapat membawa perubahan para pelaku politik yang semakin penuh harkat dan martabat.

    “Sehingga, bagaimana mau berlebaran jika (nilai) puasanya saja tidak dijalankan dengan baik?”

    Politisi Fraksi Partai NasDem itu melihat ketegangan politik selama kontestasi Pemilu 2024 yang terjadi masih dalam taraf yang wajar. Kendati demikian, pihaknya tetap menyoroti adanya dinamika yang tidak wajar atau kurang elok, utamanya sebelum proses pemilihan kemarin.

    “Inilah yang patut disayangkan, yang tidak sesuai dengan nilai-nilai puasa. Sehingga, bagaimana mau berlebaran jika (nilai) puasanya saja tidak dijalankan dengan baik?” ujar Willy.

    Ia berharap tahapan yang sedang berlangsung di MK saat ini, yaitu sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), dapat menjadi ruang perbaikan atas kehidupan politik Tanah Air. Sebab, kata Willy, yang penting dalam politik bukan menang dan kalah, melainkan bagaimana menyikapi hasil yang ada dengan dewasa dan terhormat.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?