Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Pansus RUU Kelautan Serap Aspirasi ke Polda Sumsel Guna Sinergisitas Penegakan Hukum
    DPR

    Pansus RUU Kelautan Serap Aspirasi ke Polda Sumsel Guna Sinergisitas Penegakan Hukum

    redaksiBy redaksi27 Maret 202411 Min Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Tim Kunjungan Kerja Panitia Khusus (Pansus) RUU Kelautan DPR RI Riezky Aprilia menilai bahwa Revisi Undang-Undang (RUU) Kelautan masih perlu dibahas dari berbagai perspektif secara komprehensif. Hal itu dapat dilakukan dengan menyerap aspirasi dari para mitra terkait.

    Menurut Kiki, sapaan akrabnya, pembahasan tata kelola dan penguatan keamanan sekaligus pertahanan maritim tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi saja. Selain itu, banyak mitra terkait yang perlu diserap aspirasinya, yakni mulai dari tingkat pusat maupun daerah.

    “Oleh karena itu, besar harapan kita kedepannya jangan sampai kita merevisi undang-undang ini tapi tidak cukup aplikatif,” ungkap Kiki – sapaan akrabnya – usai memimpin Kunjungan Kerja Pansus DPR RI ke Polda Sumatera Selatan, Selasa, (26/3/24).

    Dalam pertemuan yang dihadiri oleh beberapa anggota panitia khusus DPR RI serta jajaran pejabat utama Polda Sumsel dan Perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel, dibahas juga berbagai tantangan yang dihadapi dalam penegakan hukum di sektor kelautan. Salah satu fokus utama adalah pengembangan sistem yang memungkinkan berbagai agen penegak hukum, seperti Kepolisian, Badan Keamanan Laut, Bea Cukai dan instansi terkait lainnya, untuk bekerja secara sinergis dalam menangani pelanggaran di laut.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?