Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Komisi IX: Perlu Edukasi Masif Cegah Meningkatnya HIV/AIDS di Batam
    DPR

    Komisi IX: Perlu Edukasi Masif Cegah Meningkatnya HIV/AIDS di Batam

    redaksiBy redaksi29 Februari 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Temuan kasus HIV-AIDS di Kepulauan Riau tercatat masih tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sepanjang 2023 kasus Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV-AIDS) mencapai 700 kasus. Di Kota Batam sendiri, tercatat sebanyak 400 orang positif HIV sepanjang 2023.

    Melihat masih tingginya angka HIV-AIDS di Batam, Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mengatakan masih tingginya kasus HIV-AIDS ini mungkin saja dipengaruhi oleh perilaku masyarakat. Selain itu, menurutnya, tingginya penyakit yang menurunkan sistem kekebalan tubuh tersebut akibat dari Kota Batam sebagai daerah industri dan tujuan wisata.

    Untuk itu, ia mendorong perlunya peningkatan edukasi kepada masyarakat di Kepri, khususnya Kota Batam secara berjenjang terkait dengan penularan HIV-AIDS. Sebab, penularan HIV-AIDS yang terus meningkat dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

    “(Edukasi) terutama kepada generasi muda. Kalau misalnya tidak ada penanganan secara khusus maka nanti akan bertambah terus. Ini sangat berbahaya karena penyakit HIV ini sangat berbahaya, sehingga bisa mengakibatkan banyak korban dan bisa menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Yahya kepada medpolindo.com, di sela-sela Kunjungan Kerja Reses Tim Komisi IX Batam, Kepri, Rabu (29/2/2024).

    Selain Yahya, Anggota Komisi IX Darul Siska juga mendorong Pemda Kepri dan Pemda Batam untuk terus intensif mencegah HIV-AIDS meningkat di Kepri. Hal ini melihat Kepri merupakan salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan negara lain dan menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam free trade zone (kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas) yang memungkinkan pergerakan manusia antarnegara yang masif. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?