Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Kisah Seru July Jadi ‘Abdi Negara’ Sehari
    DPR

    Kisah Seru July Jadi ‘Abdi Negara’ Sehari

    redaksiBy redaksi15 Februari 202421 Min Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Salah satu bagian yang berjasa dalam penyelenggaraan gegap gempitanya Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia adalah KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Peran penting KPPS dalam penyelenggaraan Pemilu memang perlu diapresiasi.

    Tak salah jika lantas warganet menyebutnya sebagai ‘abdi negara’. Menjadi bagian dari ‘abdi negara’ dirasakan salah satunya oleh July (27 Tahun). Pengalaman pertama kali seumur hidupnya itu meninggalkan kesan yang menyenangkan dan tak terlupakan. 

    “Experience-nya udah di fase ‘waw‘ banget udah ikut jadi penyelenggara Pemilu. Ya capek memang, tapi seru aja,” ungkap July di Mojokerto saat di hubungi medpolindo.com, Rabu (14/2/2024).

    Meski melelahkan, July mengaku bangga bisa menjadi bagian dari penyelenggaraan demokrasi Indonesia. Ia pun bercerita tentang bagaimana ia harus menghadapi pemilih dengan berbagai tipe. Ada yang suka protes, ada pula yang fanatik.

    “Mental juga harus strong ya menjadi KPPS itu, menghadapi orang-orang bermasalah dengan database kepemiluan, orang yang ‘ngengkelan‘, suka bertindak semaunya, sampai ketemu orang yang fanatik banget sama salah satu paslon,” lanjutnya.

    Ia melihat gegap gempita dan antusias masyarakat pun sangat terlihat di Pemilu kali ini. Sehingga pesta demokrasi benar-benar berjalan dengan riang gembira.

    “Orang sekarang lebih nggak malu buat masuk ke perbincangan Pemilu, politik, seru-seruan bersama untuk mengawal demokrasi Indonesia, terutama di media sosial,” cerita perempuan berhijab tersebut.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?