Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Masifkan Sosialisasi, Komisi X Dukung Akselerasi Digitalisasi Pendidikan di Indonesia
    DPR

    Masifkan Sosialisasi, Komisi X Dukung Akselerasi Digitalisasi Pendidikan di Indonesia

    redaksiBy redaksi5 Februari 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mendukung program digitalisasi pendidikan yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sebab itu, ia mendorong para guru dan mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi pendidikan dalam proses pembelajaran.

    Baginya, mewujudkan kemajuan pendidikan di Indonesia yang lebih baik perlu melibatkan teknologi. Salah satunya berupa mengoptimalkan kualitas kurikulum merdeka dalam konteks digitalisasi.

    “Sampai saat ini, upaya kita membangun pendidikan berkualitas, apalagi dalam konteks digitalisasi, bukan suatu pekerjaan mudah. Kendalanya, ketersediaan koneksi internet, listrik, gedung, atau kelas yang sempit, perpustakaan yang kurang memadai, serta terbatasnya buku penunjang pembelajaran,” ujar Fikri usai workshop Pendidikan di Hotel Grand Dian di Brebes, Jawa Tengah, Rabu (31/1/2023).

    Dalam keterangan tertulis yang dikutip medpolindo.com, Senin (5/2/2024), Politisi Fraksi PKS itu berharap Kemendikbudristek yang didukung oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan menyelenggarakan pelatihan keterampilan bidang teknologi digital untuk para guru. “Kita juga membutuhkan SDM yang berkualitas untuk melakukan penyesuaian kurikulum supaya memiliki muatan teknologi digital secara memadai. Ini yang sedang kita upayakan,” tandasnya.

    “Kendalanya, ketersediaan koneksi internet, listrik, gedung, atau kelas yang sempit, perpustakaan yang kurang memadai, serta terbatasnya buku penunjang pembelajaran”

    Sebagai informasi, melalui Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran digital. Platform digital yang kini dikembangkan oleh Kemendikbudristek bernama Merdeka Mengajar.

    Platform dibentuk untuk membantu Guru, Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Layanan yang ditawarkan oleh platform tersebut di antaranya pengguna dapat berbagi konten-konten pembelajaran. Tidak hanya Merdeka Mengajar, Kemendikbudristek juga telah mengembangkan platform Rapor Pendidikan.

    Platform Rapor Pendidikan dibuat untuk meningkatkan pengetahuan kepada satuan Pendidikan (PAUD, Dikdas dan Dikmen) untuk melihat kondisi literasi, numerasi, karakter siswa serta kualitas pembelajaran terkini sehingga dalam pengambilan kebijakan bisa menjadi tepat guna dan tepat sasaran. Selain itu, Kemendikbudristek telah mengembangkan beberapa platform non akademik.

    Mulai dari SIPLah (Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah) yang merupakan pasar digital untuk pengadaan barang dan jasa di sekolah, ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) yang membantu perencanaan kegiatan sekolah serta TanyaBOS yang merupakan forum diskusi antara sekolah, dinas dan Manajemen Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan Kementerian.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 2026

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 20260

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?