Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Marsiaman Saragih Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Tumbuhkan Ekonomi Bali
    DPR

    Marsiaman Saragih Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Tumbuhkan Ekonomi Bali

    redaksiBy redaksi9 Desember 202312 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi XI DPR RI Marsiaman Saragih menyinggung lemahnya koordinasi dan kolaborasi antara Lembaga Pemerintah, Pemerintah Daerah dan kelompok masyarakat dalam menumbuhkan perekonomian di Provinsi Bali. Untuk itu ia mendorong penguatan kolaborasi demi terciptanya pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih kuat.

    “Itu kelihatan karena masing-masing bekerja tanpa kolaborasi dan koordinasinya yang kuat. Ke depan kita harapkan saling memberi masukan dan saling mendukung dalam program-program pemerintah. Terutama dalam pembangunan desa dan infrastruktur,” papar Marsiaman usai berdiskusi dengan sejumlah mitra Komisi XI DPR dalam rangka Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR ke Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, Rabu (6/12/2023).

    “Ke depan kita harapkan saling memberi masukan dan saling mendukung dalam program-program pemerintah. Terutama dalam pembangunan desa dan infrastruktur,”

    Marsiaman kemudian menyinggung kondisi perekonomian Bali sebelum dan pasca COVID-19. Ia menuturkan kondisi saat ini memang belum pulih sepenuhnya seperti tahun 2019 sebelum pandemi COVID-19. Namun pada beberapa sektor sudah berangsur membaik.

    “Contoh tadi yang mereka berikan adalah masalah pengangguran. Pengangguran pada sebelum COVID-19 itu cukup rendah, tidak sampai dua persen, dan sekarang sudah menurun sampai ke tingkat yang mendekati tahun 2019. Berarti ada perbaikan,” ungkap Marsiaman.

    Contoh lainnya, kata Marsiaman, ialah pada sektor pariwisata. Ia mengungkapkan betapa menggeliatnya sektor pariwisata di Bali bisa dilihat dari kemacetan jalanan yang terjadi. Ia membandingkan dengan kondisi ketika COVID-19 dimana Bali seperti kota mati.

    “Jadi kemacetan itu mungkin memberikan kerugian baik satu pihak, tapi bagi pihak lain juga ada yang diuntungkan. Seperti itulah kehidupan, ada yang bersedih di samping itu ada yang bersuka cita. Ada yang dirugikan dan ada yang diuntungkan, jadi ada keseimbangan,” pungkas Marsiaman.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sari Yuliati: Kepercayaan Publik Harus Dijaga lewat Reformasi dan Akuntabilitas Polri

    27 Juni 20262

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?