Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » BKSAP Sambut Baik Pembentukan Komisi Perempuan dalam Sidang APA di Azerbaijan
    DPR

    BKSAP Sambut Baik Pembentukan Komisi Perempuan dalam Sidang APA di Azerbaijan

    redaksiBy redaksi25 September 202312 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Dalam Sidang Majelis Parlemen Asia (Asian Parliamentary Assembly/APA) yang diselenggarakan di Baku, Azerbaijan memberikan perhatian khusus pada pembentukan komite perempuan. Menyambut hal tersebut Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Puteri Anetta Komarudin menyampaikan, dengan pembentukan Komisi Perempuan ini menjadi salah satu bentuk keseriusan, sehingga harapannya nanti setelah ada komisi perempuan, anggota APA bisa memantau keterwakilan perempuan di legislatif di masing masing keanggotaan APA.

    “Kita sangat menyambut baik dengan adanya komisi perempuan ini, karena menurut kita representasi perempuan dalam kebijakan publik dan pemerintahan akan bisa didorong apabila ada keseriusan dari masing-masing negara anggota APA,” papar Putri di Baku, Azerbaijan, Jumat (22/9/2023).    


     
    Di kesempatan yang sama, Ketua BKSAP Fadli Zon pun berpendapat posisi perempuan di Asia sangat penting dan harus mendapat perhatian khusus. “Komite untuk parlemen perempuan. Jadi di APA ini dibicarakan tentang women parliamentarian, tapi bagian dari standing committee sosial dan budaya. Kita melihat ini sangat penting karena posisi perempuan di Asia ini agak berbeda dan memang ada hal-hal yang sifatnya krusial,” jelasnya.

    Menurut Putri, prinsip yang paling penting dalam pembentukan komisi perempuan adalah kesetaraan, karena di berbagai industri termasuk di dalam sektor politik masih banyak sekali kesempatan-kesempatan yang belum bisa dicapai oleh perempuan. Dia berpendapat hal tersebut terjadi karena masih ada bias gender dan masih ada kultur patriarki di berbagai negara Asia.

    “Kita merepresentasikan anggota parlemen perempuan dari DPR RI, yang menurut kita paling penting adalah resolusi yang diajukan Azerbaijan sebagai tuan rumah untuk membentuk komisi perempuan dari APA itu sendiri,” ungkap Politisi dari Fraksi partai Golkar ini.  

    Melalui organisasi APA ini, para anggota parlemen bisa saling berbagi pengalaman dalam berbagai macam hal termasuk dalam menjunjung kesetaraan gender. “Kita juga bisa belajar bagaimana negara-negara APA yang sudah lebih sukses dalam mendorong representasi perempuan, juga mendorong agar perempuan bisa bertahan di dunia politik dan tentu menyuarakan kepentingan perempuan di dalam pembentukan undang-undang dan juga kebijakan pengawasan serta anggaran yang responsif gender,” jelas Putri.

    Dia pun berharap agar perempuan dan laki-laki di Indonesia memiliki kesempatan yang sama di dalam dunia kerja dan edukasi. “Dan tidak banyak lagi adik-adik kita di daerah-daerah terpencil dan tertinggal yang perempuan dipaksa untuk menikah sebelum usianya, atau pun dipaksa bekerja padahal belum menyelesaikan edukasinya dan ini harusnya menjadi perhatian lebih dari pemerintah, juga karena kalau kita mau maju perempuan harus berkontribusi penuh pada ekonomi kita,” ungkap Putri.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 2026

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 20260

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?