Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Apel Besar Digelar, Pasukan Pengamanan Parlemen Siap Jaga Objek Vital Jelang Pidato Kenegaraan
    DPR

    Apel Besar Digelar, Pasukan Pengamanan Parlemen Siap Jaga Objek Vital Jelang Pidato Kenegaraan

    redaksiBy redaksi12 Juli 202323 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Sekretariat Jenderal DPR RI menggelar apel bersama pengamanan (PAM) DPR-MPR-DPD RI dan PAM Obvit Polri dengan tujuan yang sama yaitu menciptakan keamanan, ketertiban, kenyamanan di komplek kawasan Parlemen. Tak hanya itu, apel bersama digelar bertujuan untuk meningkatkan sinergitas semua unsur pengamanan secara cepat, tepat, terukur dalam rangka menghadapi momen-momen besar yang akan dilaksanakan baik oleh DPR-MPR-DPD seperti Pidato Kenegaraan dan Sidang Umum AIPA.

    Hal itu disampaikan Sekjen DPR RI Indra Iskandar saat pidato di hadapan 706 personel PAM DPR RI dalam Apel Besar dalam rangka persiapan pengamanan kegiatan Pidato Kenegaraan Republik Indonesia tanggal 16 Agustus 2023 dan peluncuran seragam beserta logo baru PAM DPR RI serta logo Biro Umum Setjen DPR RI, yang dilaksanakan di halaman Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (12/7/2023).

    “Tentu kami selaku Pimpinan Sekretariat Jenderal mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangannya. Pengamanan DPR-MPR-DPD merupakan objek vital yang dalam pelaksanaannya tidak hanya menitikberatkan pada keamanan dan ketertiban, tapi juga banyak hal yang tidak kalah penting adalah kenyamanan bagi para Anggota Dewan baik DPR-MPR-DPD,” ujar Indra.

    Pada kesempatan itu, segenap Pimpinan Sekretariat Jenderal DPR RI juga memperkenalkan sekaligus merilis seragam yang dikenakan oleh PAM DPR. Perubahan warna seragam, tandas Indra, diharapkan bisa membawa semangat baru PAM DPR RI dalam bertugas. Dengan tampilan baru, lanjut Indra, juga dapat memberi semangat kerja baru yang diharapkan dapat mengembalikan kembali marwah dan wibawa Gedung Parlemen.

    Terlebih, ungkap Indra, kedepannya Sekretariat Jenderal DPR RI sudah memiliki konsep kerja sama dengan Polri untuk PAM DPR RI akan berubah menjadi Kepolisian Khusus (Polsus). Uji coba tersebut, tutur Indra akan dilakukan segera untuk 50 sampai 100 personel PAM DPR RI. Indra berpesan, pada saat nantinya PAM DPR RI akan beralih menjadi Polsus, maka segenap pasukan harus siap dengan sikap kesamaptaan. 

    “Kalian nanti juga akan diajari tentang intelegensia. Semua kawasan ini harus tertib. Saya ingin tegaskan bahwa kawasan parlemen ini disorot oleh banyak media, publik dan masyarakat. Untuk mendukung terwujudnya sistem manajemen pengamanan profesional, kami akan terus berusaha mendorong dari aspek kebijakan,” tegas Indra.

    “Kebijakan-kebijakan tentang pengamanan akan kami review, akan kami uji kembali relevansinya. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan antara kebijakan yang ada dengan dinamika pengamanan yang terus berkembang,” pungkas Indra. Sebagaimana diketahui, dalam apel besar tersebut dilakukan inspeksi pemeriksaan segenap pasukan PAM DPR RI oleh Sekjen DPR RI Indra Iskandar selaku Inspektur Upacara. 

    Apel besar kemudian dilanjutkan dengan berbagai aksi parade PAM DPR RI. Parade-parade tersebut diantaranya yaitu parade baris berbaris, parade kendaraan, aksi bela diri karate, simulasi pengamanan tamu Parlemen, simulasi penjinakan bom rakitan oleh Gegana, simulasi pengamanan oleh unit satwa/anjing pelacak dalam aksi tangkal cegah kriminal, pencegahan senjata api ilegal serta berbagai Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan Gedung DPR-MPR-DPD RI.

    DPR RI Indonesia pamdal
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Jangan Terus Menerus Tambal Sulam JKN BPJS Kesehatan Demi Tutup Defisit Rp2 Triliun

    12 Juni 2026

    Netty Aher: Defisit BPJS Kesehatan Jadi Alarm Serius Benahi Sistem JKN Nasional

    12 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Jangan Terus Menerus Tambal Sulam JKN BPJS Kesehatan Demi Tutup Defisit Rp2 Triliun

    12 Juni 20260

    Netty Aher: Defisit BPJS Kesehatan Jadi Alarm Serius Benahi Sistem JKN Nasional

    12 Juni 20260

    Irma Suryani: Jangan Abaikan Hak Pesangon 700 Pekerja Papua

    12 Juni 20260

    DPR RI Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

    12 Juni 20260

    Soroti Klaim BPJS Kesehatan, Heru Tjahjono : Ini Bukan Hanya Soal Angka

    11 Juni 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?