Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Banggar DPR Soroti Efektivitas Dana TKD Sumsel
    DPR

    Banggar DPR Soroti Efektivitas Dana TKD Sumsel

    redaksiBy redaksi21 Maret 202302 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) Syarief Abdullah Alkadrie/Net
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) Syarief Abdullah Alkadrie menyoroti efektivitas dan dampak penggunaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Badan Anggaran (Banggar) DPR dengan Wakil Gubernur beserta seluruh perwakilan Pemerintah Kabupaten dan Kota Sumatera Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Palembang.

    “Alokasi anggaran untuk transfer daerah yang selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun perlu dipastikan efektivitasnya” ungkapnya, Senin (20/3/2023).

    Terkait hal itu, dalam kunjungan ini Banggar DPR RI menyerap langsung masukan dan saran terutama dari pihak Pemkab dan Pemkot di Provinsi Sumatera Selatan terkait realisasi dana TKD itu. “Berkaitan dengan kunjungan ini, kita menyerap, serta mencoba mengerti apa yang menjadi persoalan-persoalan di daerah berkaitan dengan dana transfer daerah, dan tadi ada banyak juga yang disampaikan,” ungkapnya.

    Legislator dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tersebut mengungkapkan terdapat tiga masalah utama yang dialami oleh pihak Pemkab dan Pemkot di Provinsi Sumatera Selatan. “Pertama, terkait tidak transparannya Dana Bagi Hasil (DBH)”, ungkapnya.

    Syarief mengatakan terkait hal itu, terdapat sejumlah daerah yang mengaku tidak mendapatkan DBH sesuai dengan presentasi dari penghasilan yang diberikan daerahnya. “Kemudian, terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) yang mengecil dari tahun sebelumnya, bahkan ada daerah yang tidak dapat”, sambungnya.

    Terakhir, berkaitan dengan peraturan pemerintah yang terlambat sehingga ada keterlambatan gerak di daerah. Untuk itu, Syarief menyatakan berbagai temuan tersebut akan menjadi masukan bagi pihaknya untuk ditindaklanjuti dan dibicarakan dengan Pemerintah Pusat beserta instansi terkait, mengingat adanya perbaikan sangat diperlukan Pemerintah Daerah sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

    “Sehingga ini akan membawa terhadap kemajuan secara nasional”, pungkasnya. 

    Banggar DPR RI Kunjungan Kerja
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

    16 April 2026

    Terima KWP Award, Ibas Berkomitmen Terus Kawal Pengembangan Ekonomi Pedesaan

    16 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

    16 April 20260

    Terima KWP Award, Ibas Berkomitmen Terus Kawal Pengembangan Ekonomi Pedesaan

    16 April 20260

    Terima KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

    16 April 20260

    Terima KWP Award 2026 di Senayan, Johannes Rettob: Motivasi untuk Mimika yang Lebih Baik

    16 April 20261

    Sugiat Santoso Terima Penghargaan Legislator Peduli HAM dari KWP 2026

    16 April 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?