Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Ketua Komisi VII Ungkap Sebelumnya Depo Pertamina Plumpang Sudah Dinyatakan ‘Bahaya Satu’
    DPR

    Ketua Komisi VII Ungkap Sebelumnya Depo Pertamina Plumpang Sudah Dinyatakan ‘Bahaya Satu’

    redaksiBy redaksi6 Maret 202302 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    etua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengungkapkan Depo Pertamina Plumpang sebelumnya telah dinyatakan kategori ‘bahaya satu’. Bahkan Komisi VII DPR RI sudah berulang kali minta Pertamina atau pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk mengaudit ulang seluruh fasilitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia, terutama kilang minyak.

    “Kami Komisi VII DPR sudah berulang-ulang, bahkan dua tahun lalu khusus untuk depo Plumpang itu sudah kita nyatakan istilahnya bahaya satu sehingga harus dipindahkan,” ujar Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto kepada Media, Senin (6/3/2023). Ditambahkannya, umur kilang atau tangki timbun di Plumpang dibangun sejak tahun 1970 an, jadi sudah terkategori tua. 

    Adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem, membuat standar variable keamanan harus ditinjau ulang. Sehingga ketika Depo tersebut kembali mengalami kebakaran, tentu hal itu membuat Sugeng geram. Pasalnya sebelumnya, kebakaran juga pernah terjadi pada tahun 2009 silam.

    Selanjutnya, Politisi Fraksi Partai NasDem ini bilang pihaknya akan memanggil Pertamina untuk memberi laporan secara komprehensif terkait peristiwa tersebut. “Akan kita panggil seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan kilang ini, yang sudah tentu adalah Pertamina, untuk bertanggung jawab melebihi yang lain,” ujarnya.

    Sebagaimana diketahui, kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara terjadi pada Jumat (3/3) malam. Kebakaran diduga akibat kebocoran pipa. Berdasarkan data sementara yang diterima BPBD DKI, tercatat 17 korban tewas, 49 orang luka berat dan dua orang luka sedang. Para korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, di antaranya RSUD Koja, RS Tugu, RS Mulyasari, RS Pelabuhan dan RS Firdaus.

    DPR RI Indonesia Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 2026

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 20260

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 20260

    Sampaikan Empati Mendalam, Mori Hanafi: Fasilitas Bandara Mewah Tak Berarti Tanpa Jaminan Keamanan Penumpang!

    18 Januari 20260

    Tuntutan Publik Era Digital ‘Luar Nalar’, Aria Bima: Kantor Pertanahan Tak Bisa Lagi Pakai Cara Konservatif!

    18 Januari 20260

    BPN Krisis SDM, Sertifikasi Tanah Tak Akan Selesai Tanpa Keterlibatan Pemda!

    17 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?