Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Menuju WWF 2024, Pendekatan Water Security Harus Jadi Kesadaran Global Semua Pihak
    DPR

    Menuju WWF 2024, Pendekatan Water Security Harus Jadi Kesadaran Global Semua Pihak

    redaksiBy redaksi14 Mei 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan digelar di Bali pada tanggal 18-25 Mei 2024 mendatang. Momentum ini menjadi penting untuk terus meningkatkan tata kelola air di dunia.

    Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) Fadli Zon mengatakan pendekatan Keamanan Air (water security) merupakan pendekatan global yang harus menjadi kesadaran semua orang untuk menjaga kuantitas maupun kualitas air serta ketersediaannya. Sebab, semakin terjaga kuantitas dan kualitas air yang ada, maka semakin berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup manusia. Mengingat air merupakan sumber kehidupan.

    “Semua pihak harus mempunyai satu kesadaran yang sama, karena air ini adalah (kewajiban kita) harus bisa menjaganya. Ketersediaan air bakunya itu, karena kalau ketersediaan air bakunya cukup untuk minum, untuk air bersih dan juga untuk keperluan keperluan lain, untuk irigasi semuanya bisa tersalurkan dan itu kaitannya dengan nanti pangan, energi dan ini menyangkut keberlangsungan hidup manusia,” kata Fadli Zon, dalam wawancara eksklusif dengan TVR Parlemen baru-baru ini.

    “Semua pihak harus mempunyai satu kesadaran yang sama, karena air ini adalah (kewajiban kita) harus bisa menjaganya”

    Di Indonesia sendiri, lanjut Fadli, salah satu upaya mengatasi permasalahan air adalah dengan menggencarkan penanaman pohon. Langkah ini salah merupakan upaya Indonesia untuk menjaga sumber-sumber air bersih yang ada. “Di Indonesia jadi salah satu caranya itu ya penanaman tadi, menanam pohon, menanam bambu, semakin banyak kita menanam pohon-pohonan, terutama bambu ya yang saya tahu dari ahli-ahli bambu kita, bambu itu menyerap air dan bisa menciptakan mata air,” jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

    Adapun, tema WWF ke-10 yakni Water Shared for Prosperity, yang menunjukkan perhatian serius dunia global akan manajemen isu air demi kepentingan masa depan air untuk kesejahteraan bersama. Peran strategis Indonesia di WWF tidak hanya sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai pembelajar yang aktif dan pemimpin dalam inisiatif global dalam menjaga keberlanjutan air bagi kesejahteraan bersama.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 2026

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 20260

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?