Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Program Insentif Bagi Petani Penting untuk Kembalikan Kemandirian Pangan
    DPR

    Program Insentif Bagi Petani Penting untuk Kembalikan Kemandirian Pangan

    redaksiBy redaksi14 November 202312 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menyatakan pentingnya program insentif bagi petani untuk mengembalikan kemandirian pangan. Terutama dengan adanya El Nino yang berdampak pada petani mengalami gagal panen. Sehingga, program insentif penting agar segera mengembalikan kekurangan pangan.

    “Usulan yang sedang kita bahas ini sesuatu hal yang sangat baik ya, tetapi intinya adalah bahwa dampak El Nino itu cukup besar. Pertama banyak sekali petani yang gagal panen, nah biasanya petani kita kalau udah gagal panen udah babak belur. Mereka enggak punya modal untuk mengembalikan (modal) juga susah. Sehingga ketahanan pangan kita (menjadi) semakin rawan, ya jumlah impor semakin tinggi,” kata Daniel dalam Rapat Kerja Komisi IV dengan Kementerian Pertanian di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (13/11/2023).

    “Banyak sekali petani yang gagal panen karena El Nino. Kalau sudah gagal panen, mengembalikan modal juga susah. Sehingga ketahanan pangan semakin rawan, impor semakin tinggi”

    Oleh karena itu, Politisi Fraksi PKB itu menilai perlu ekstra keras kerja keras untuk dapat mengembalikan kemandirian pangan sehingga ketergantungan impor semakin berkurang. Untuk perubahan tersebut, menurutnya kedepan program insentif kepada petani itu menjadi penting. “Ya insentif yang lengkap, sehingga khususnya di pangan ya, di padi, baik dari pupuk, dari bibit, dari pengolahan. Sehingga kita bikin segera mengembalikan kekurangan pangan,” jelasnya.

    Selain itu, dirinya juga menyoroti adanya laporan mengenai dicoretnya program pertanian Pemberdayaan Petani dan Pedesaan (P2L). Dirinya menyayangkan hal tersebut, karena menurutnya di lapangan program tersebut cukup efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Yang kedua adalah kita berharap (kehadiran) menteri itu justru menambah berkah kita semua jangan malah mengurangi. Karena saya dapat laporan P2L malah dicoret yang tersisa, mohon dikembalikan Pak Menteri (soal) P2L. Karena itu fakta di lapangan adalah KWT (Kelompok Wanita Tani) ibu-ibu itu sangat produktif, mengurangi tingkat kemiskinan. Ya mereka itu benar-benar sebagai penggerak di desa,” tuturnya. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 2026

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 20260

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?