Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Terima Aspirasi FGPAK, Putra Nababan: Komisi X Komitmen Tindak Lanjuti
    DPR

    Terima Aspirasi FGPAK, Putra Nababan: Komisi X Komitmen Tindak Lanjuti

    redaksiBy redaksi2 November 202303 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Komisi X DPR RI melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Forum Guru Pendidikan Agama Kristen (FGPAK). Dalam pertemuan tersebut, FGPAK menyampaikan sejumlah aspirasi mengenai persoalan-persoalan yang selama ini dihadapi oleh Guru Pendidikan Agama Kristen terutama mengenai kurangnya sumber daya manusia. Anggota Komisi X DPR RI Putra Nababan pun menyatakan akan membantu menyampaikan persoalan tersebut dan melakukan pengawasan terhadap mitranya dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    “Bapak/Ibu saya ucapkan terima kasih. Betul sekali tempatnya sangat tepat di Komisi X, di mana kami di sini dari berbagai partai politik tidak mengenal terkait dengan pilihan-pilihan kami. Tapi ketika menerima aspirasi dari berbagai tempat di Indonesia kami menjadi satu dan kami akan memperjuangkan apa yang Ibu/Bapak tadi sampaikan, bahwa yang tanpa kita sadar atau sadar apa yang Ibu/Bapak perjuangkan ini justru juga memperjuangkan guru agama yang lainnya, baik itu Islam, Buddha, Hindu, Katolik dan lain-lain,” ujarnya saat pertemuan di Senayan, Jakarta, Rabu (1/11/2023).

    Persoalan Utama yang dihadapi Guru Pendidikan Agama Kristen antara lain, Kekurangan Sumber Daya Manusia Guru Pendidikan Agama Kristen dengan presentasi satu guru berbanding 9 sekolah, sehingga sejumlah siswa harus mengambil nilai di Gereja. Adanya diskriminasi dan intoleransi di sejumlah sekolah yang menjadikan Pendidikan Agama Kristen sebagai ekskul dengan alasan tidak sanggup membayar gaji guru agama. Status Guru Pendidikan Agama Kristen banyak yang tidak jelas dan sulit untuk masuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan alasan tidak cukup jam mengajar.

    “Karena kita seperti yang dibilang, kita tidak mengenal perbedaan, kita tidak mengenal diskriminasi tapi jika itu memang terjadi di lapangan dan memang betul terjadi di lapangan, ya ini akan menjadi pengawasan kami terutama dengan mitra kami yang ada di tingkat nasional yakni Kementerian Pendidikan dalam hal ini Pak Menteri dan jajarannya termasuk juga dengan pihak Kepala Dinas di Provinsi masing-masing,” jelasnya.

    Di sisi lain, Politisi Fraksi Partai PDI-Perjuangan itu juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada sejumlah perwakilan FGPAK yang hadir, lantaran dengan kedatangan mereka, Komisi X menjadi lebih memahami bagaimana situasi dihadapi para Guru Pendidikan Agama Kristen selama ini di lapangan. Komisi X pun berkomitmen akan menindak lanjuti aspirasi tersebut kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Rapat Kerja selanjutnya.

    “Ini akan menjadi catatan kita karena kebetulan Komisi X sudah menjadwalkan untuk rapat kerja dengan Mendikbud minggu depan. Jadi ini data-datanya sangat lengkap sekali dan saya izin nanti data-data yang menyusul terutama dari daerah-daerah yang masuknya secara sporadis, tolong disusulkan kepada kami untuk memasukkan data. Sehingga ketika kita bertemu dengan Menteri nanti data-data itu bisa kita sampaikan, bahwa di daerah-daerah ada kejadian seperti ini dan Menteri harus melakukan pengawasan,” tandasnya. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 2026

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 20260

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?