Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Harus Ada Regulasi Khusus, Komisi X Harap Persoalan Kemacetan di Bali Segera Teratasi
    DPR

    Harus Ada Regulasi Khusus, Komisi X Harap Persoalan Kemacetan di Bali Segera Teratasi

    redaksiBy redaksi30 September 202322 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi X DPR RI Mustafa Kamal menjelaskan dalam pembahasan RUU tentang Kepariwisataan harus menekankan penanganan kemacetan di destinasi wisata. Salah satu yang ia soroti terkait kemacetan tersebut sebagaimana yang terjadi di Bali.

    Yang paling saya lihat dari saat jalan dari bandar lalu lanjut ke sini, Bali ini sudah darurat traffic jam. Ini alarm keras, yang bisa menghilangkan pesona wisata kita. Ini harus ada regulasi entah bagaimana caranya,” ujar Mustafa Kamal di saat pertemuan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Kabupaten Badung, di Kantor Pemkab Badung, Bali, Rabu (27/9/2023).

    Senada, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menilai persoalan aksesabilitas (jalan) dari destinasi wisata satu ke destinasi wisata yang lain perlu diperhatikan. Sebab, menurutnya, kalau durasinya membutuhkan waktu yang cukup lama, misalnya 1 hingga 1,5 jam, maka akan mengurangi minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke tempat tersebut.

    “Nah, Pemkab Badung tadi katakan tidak punya ruang lagi untuk membesarkan lahan karena jumlah penduduknya banyak. Kalau membuat jalan lingkar, flyover, atau underpass anggaran itu sudah tidak cukup. Dan ini yang haruspikirkan kita bersama dengan Pusat terutama dengan Kementerian PUPR,” ujar Politisi Fraksi Partai Demokrat itu.

    Diketahui, beberapa waktu lalu, untuk mengatasi kemacetan di Bali, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap alasan pemerintah berencana membangun LRT Bali. Nantinya, kereta listrik tanpa awak itu rencananya bakal dibangun di bawah tanah (underground).

    Dia mengatakan rencana itu tengah dikaji pemerintah atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nantinya, kata dia, LRT bakal dibangun dari Bandara Ngurah Rai Bali menuju wilayah Cemagi.

    Luhut mengatakan salah satu alasan pemerintah mengebut LRT Bali adalah untuk mengurai kepadatan wisatawan di Bali. Khususnya mengantisipasi mobilitas di Bali agar tidak dipenuhi kemacetan.

    “Karena di tahun 2025 penumpang itu akan sampai 24 juta orang masuk di Bali, dan itu akan membuat perhitungan stuck tiga jam kalau itu (LRT) tidak dibangun,” ungkap Luhut. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 2026

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 20260

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?