Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Komoditas Bahan Pokok dan Kenaikan Tarif Air Minum Sumbang Inflasi di Jawa Barat
    DPR

    Komoditas Bahan Pokok dan Kenaikan Tarif Air Minum Sumbang Inflasi di Jawa Barat

    redaksiBy redaksi18 Juni 202323 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam menilai mayoritas komoditas utama penyumbang inflasi Jawa Barat berasal dari dan kenaikan tarif air minum oleh Perusahaan Air Minum (PAM). Kenaikan bahan pokok dengan andil inflasi terbesar tersebut berasal dari minyak goreng sebesar 0.0083 persen (rata-rata 3 tahun terakhir) dengan frekuensi inflasi 31 kali sepanjang 3 (tiga) tahun terakhir. 

    Adapun terhadap komoditas pangan lainnya, tambah Ecky, tercatat memiliki andil terhadap inflasi yang berfluktuasi. Beberapa komoditas tersebut di antaranya, seperti telur, bawang merah dan aneka cabai juga kenaikan tarif PAM di Kota Bandung, sehingga pada tahun 2022 inflasi mencapai 6,04 persen (yoy). 

    “Kenaikan tarif tersebut menunjukan bahwa pengaturan kenaikan harga yang diatur oleh pemerintah memerlukan koordinasi dan sinergi baik dari timing yang tepat,” ujar Ecky kepada Medpolindo.com, usai memimpin pertemuan dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jabar dan Pemprov Jabar di Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/06/2023).

    Selain itu, faktor global maupun domestik sangat berdampak terhadap inflasi di Jawa Barat. Berbagai upaya dilakukan BI dan Pemprov dalam rangka menekan laju inflasi melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif. Selain itu juga akselerasi pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). 

    “Koordinasi, Inovasi dan Sinergi. Kebijakan serta dukungan anggaran menjadi kunci utama pengendalian inflasi di Provinsi Jawa Barat,” ujar Politisi Fraksi PKS ini. 

    Lebih lanjut, Ecky menjelaskan perkembangan inflasi Jawa Barat selama 3 (tiga) tahun terakhir, menunjukkan tren yang semakin terjaga. Pada Mei 2023, Inflasi gabungan 7 (tujuh) Kota di Jawa Barat secara tahunan tercatat sebesar 4,32 persen (yoy) lebih rendah daripada Desember 2022 sebesar 6,04 persen (yoy). Berdasarkan rata-rata 3 (tiga) tahun terakhir, terdapat beberapa komoditas bahan pokok penting yang menjadi penyumbang inflasi dengan frekuensi yang cukup tinggi, diantaranya komoditas Beras, Daging Sapi.

    Sehingga, Ecky menilai koordinasi erat antara Bank Indonesia dengan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam upaya pengendalian inflasi semakin harus diperkuat melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) 2023

    “GNPIP harus semakin memperkuat dan memperluas inovasi dan digitalisasi produksi pangan secara end-to-endguna mendorong produktivitas dalam upaya stabilisasi harga pangan,” jelas Anggota Badan Anggaran DPR RI ini.

    Untuk solusi jangka pendek dalam mengatasi inflasi, Ecky menyarankan harus memperbanyak operasi pasar komoditas pangan strategis termasuk penyaluran Beras SPHP. Adapun penyaluran berasa tersebut di 1.598 titik per 13 Juni 2023 pada semua saluran distribusi di 27 Kab/Kota se Jawa Barat.

    Ecky mengingatkan menjelang Iduladha 1444 H, Bank Indonesia dan Pemprov harus memperkuat tracking dan monitoring harga pangan strategis agar inflasi tetap terjaga. “Ada beberapa komoditas yang perlu mendapat perhatian diantaranya harga telur ayam, bawang, cabai dan daging yang sering mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” tutupnya. 

    DPR RI Indonesia pam
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Penguatan RUU Satu Data Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

    24 Mei 2026

    Jelang Puncak Haji, Timwas DPR Minta Semua Pihak Waspadai Situasi Tak Terduga di Armuzna

    24 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Penguatan RUU Satu Data Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

    24 Mei 20260

    Jelang Puncak Haji, Timwas DPR Minta Semua Pihak Waspadai Situasi Tak Terduga di Armuzna

    24 Mei 20260

    Soroti Kerawanan Armuzna, Timwas Haji Minta Mitigasi dan Koordinasi Petugas Diperkuat

    24 Mei 20260

    Libatkan Masyarakat Lokal, Komisi VII Tekankan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Prambanan

    23 Mei 20260

    Rumitnya Perizinan dan Tingginya Biaya Energi Penghambat Daya Saing Industri Tekstil

    23 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?