Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Harga Pupuk hingga Sengketa Lahan, Legislator Soroti Beban Panjang Petani
    DPR

    Harga Pupuk hingga Sengketa Lahan, Legislator Soroti Beban Panjang Petani

    redaksiBy redaksi19 Agustus 202632 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi IV DPR RI, Nyoman Adi Wiratama, dalam RDPU dengan Himpunan Masyarakat Tani Merah Putih, di Komplek Parlemen, Rabu (19/8/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi IV DPR RI Nyoman Adi Wiratama menekankan, petani harus ditempatkan sebagai subjek utama pembangunan nasional, bukan sekadar objek kebijakan. Sebagai kelompok yang berada di garis depan dalam menjaga ketersediaan pangan, petani harus mendapatkan dukungan kebijakan yang memberikan dampak langsung terhadap kehidupan mereka.

    Sejumlah persoalan klasik, katanya, masih perlu mendapat perhatian serius, mulai dari harga sarana produksi pertanian, ketersediaan dan ketepatan waktu pupuk, tingginya biaya produksi, kepastian harga hasil panen, akses pembiayaan, keterbatasan infrastruktur pertanian, persoalan pascapanen, akses pasar, hingga rendahnya minat generasi muda menjadi petani.

    “Sebelumnya DPR RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria melalui Rapat Paripurna pada Oktober 2025. Pansus ini dibentuk untuk merespons tumpang tindih regulasi, ketimpangan penguasaan tanah, serta maraknya sengketa lahan antara masyarakat dengan korporasi maupun instansi pemerintah”, imbuhnya dalam RDPU dengan Himpunan Masyarakat Tani Merah Putih, di Komplek Parlemen, Rabu (19/8/2026).

    Menurutnya, berbagai capaian pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan strategis menjadi modal penting bagi Indonesia untuk membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan. Namun, keberhasilan pembangunan pertanian tidak boleh hanya diukur dari peningkatan produksi.

    “Contohnya Bali dimana petani setempat mengalami sengketa lahan dengan pemerintah daerah disana, namun sudah cepat diselesaikan melalui reformasi agraria yang mana masing masing pihak mendapatkan bagian dari lahan tersebut. Sehingga kedepannya kasus seperti ini akan menjadi contoh untuk mewujudkan kesejahteraan petani”, imbuhnya.

    Untuk itu, menurutnya, kebijakan nasional mengenai ketahanan pangan harus diterjemahkan secara konkret melalui kebijakan di daerah. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pemerintah kabupaten/kota, DPRD, HKTI, kelompok tani, perguruan tinggi, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    RUU SDI Disahkan, Ledia Hanifa: Data Milik Indonesia, Diatur dan Dijaga di Dalam Negeri

    12 Oktober 2026

    Daniel Johan Desak Bulog Segera Distribusikan Beras Guna Tekan Lonjakan Harga

    12 Oktober 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    RUU SDI Disahkan, Ledia Hanifa: Data Milik Indonesia, Diatur dan Dijaga di Dalam Negeri

    12 Oktober 20260

    Daniel Johan Desak Bulog Segera Distribusikan Beras Guna Tekan Lonjakan Harga

    12 Oktober 20261

    BIN Perlu Perkuat Koordinasi Antarlembaga, Cegah dan Deteksi Ancaman Keamanan

    12 Oktober 20260

    Perpres Ojol Disahkan, Komisi V Ingatkan Jangan Ada Ego Sektoral Tiga Kementerian

    11 Oktober 20260

    Meitri Citra Wardani Minta Transparansi Dokumen Lingkungan Perusahaan Energi

    11 Oktober 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?