Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Nurul Arifin: Kesejahteraan Pilot Tempur Perlu Ditingkatkan, Adaptasi Teknologi Pesawat Berjalan Cepat
    DPR

    Nurul Arifin: Kesejahteraan Pilot Tempur Perlu Ditingkatkan, Adaptasi Teknologi Pesawat Berjalan Cepat

    redaksiBy redaksi13 Juni 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin, dalam Kunjungan Kerja spesifik Komisi I DPR RI di Markas Komando Operasi Udara II Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (12/6/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mendesak pemerintah meningkatkan kesejahteraan pilot tempur TNI Angkatan Udara (TNI AU). Menurutnya, pendapatan yang diterima para pilot tempur saat ini masih belum sebanding dengan besarnya tanggung jawab dan risiko yang diemban dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia. Hal itu disampaikan Nurul saat agenda Kunjungan Kerja spesifik Komisi I DPR RI di Markas Komando Operasi Udara II Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (12/6/2026).

    “Kami jelas berharap bahwa kesejahteraan pilot tempur juga dinilai dengan baik. Kalau ada peningkatan, karena menurut kami nilainya sangat kecil,” ujar Nurul.

    Ia juga menyoroti kondisi anggaran TNI AU yang dinilai masih jauh dari memadai. Berdasarkan pagu indikatif yang dibahas di Komisi I DPR RI, anggaran TNI AU hanya berkisar Rp11 triliun, dengan sekitar 60 persen di antaranya dialokasikan untuk belanja pegawai.

    “Hanya 40 persen untuk yang lain-lainnya. Kalau membandingkan dengan luas wilayah Indonesia dan segala yang harus dilakukan, jumlahnya masih terlalu kecil,” tegasnya.

    Selain menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan personel, Nurul menyampaikan bahwa proses alih teknologi dan perawatan (maintenance) pesawat tempur baru TNI AU berjalan tanpa kendala berarti. Menurutnya, setiap pengadaan pesawat tempur telah disertai mekanisme transfer teknologi dan pengetahuan dari pihak produsen.

    “Pesawat-pesawat yang dibeli, yang datang ke sini, masalah spare part dan maintenance-nya biasanya dilakukan alih teknologi dan knowledge dari pihak pabriknya,” katanya.

    Ia menjelaskan, personel TNI AU yang bertugas di bidang perawatan telah memperoleh pelatihan langsung dari produsen pesawat sehingga mampu beradaptasi dengan cepat terhadap teknologi baru. Perbedaan teknologi antara pesawat lama dan generasi terbaru dinilai tidak terlalu signifikan bagi para teknisi yang telah berpengalaman.

    “Kalau pun ada teknologi baru, adaptasinya bisa cepat dilakukan. Tidak terlalu sulit karena mereka sudah terbiasa memegang peralatan termasuk pesawat-pesawat tempur yang ada,” tambahnya.

    Politisi Partai Golkar tersebut menilai kemampuan teknis prajurit TNI AU menjadi faktor penting dalam menjaga kesiapan operasional alutsista sekaligus meminimalkan ketergantungan pada pihak asing dalam proses perawatan pesawat tempur. Di akhir keterangannya, Nurul berharap Kementerian Pertahanan dapat mendistribusikan anggaran secara lebih proporsional, termasuk memprioritaskan peningkatan tunjangan bagi pilot tempur TNI AU agar sejalan dengan tuntutan tugas yang mereka emban.

    “Semoga anggaran dari Kemenhan khususnya bisa didistribusikan lebih pada peningkatan untuk TNI Angkatan Udara. Kalau ada peningkatan, ini diprioritaskan untuk memberikan tunjangan lebih kepada para pilot tempur tersebut,” pungkasnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Deng Ical Kecam Keras Pelaku Kekerasan terhadap WNI Pekerja Rumah Tangga di Malaysia

    16 Juni 2026

    Sadiq Pasadigoe Minta BPIP Jangan Lembek Bumikan Nilai Pancasila

    15 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Deng Ical Kecam Keras Pelaku Kekerasan terhadap WNI Pekerja Rumah Tangga di Malaysia

    16 Juni 20260

    Sadiq Pasadigoe Minta BPIP Jangan Lembek Bumikan Nilai Pancasila

    15 Juni 20260

    Dorong Reformasi Pajak Digital dan Keadilan Pajak bagi Perusahaan Global

    15 Juni 20260

    Lalu Hadrian Dorong Evaluasi Tata Kelola Dana BOS Pasca Mundurnya Ratusan Kepala Sekolah di Sulsel

    15 Juni 20260

    Festival Aspirasi di Palembang, BAM Dorong Tata Kelola Perkotaan Berkelanjutan

    14 Juni 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?